Surabaya, memorandum.co.id - Krisdianto (57), tersangka pembobolan klinik di Jalan Kemiri, Kecamatan Genteng, akhirnya berhasil dibekuk polisi di Jalan Urip Sumoharjo.
Di aksinya itu, pria asal Balongpanggang, Gresik, bersama temannya berinisial YNS, yang kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) polisi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini Krisdianto meringkuk di tahanan Mapolsek Genteng. "Tersangka membobol klinik dan mencuri satu monitor komputer, printer, satu kamera, dan HP," ungkap Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno, Kamis (16/6). Informasi yang dihimpun, kejadian pembobolan pada bulan Maret 2022, sekitar pukul 02.40. Modus Krisdianto dan Yunus, yakni mobiling mencari sasaran dengan mengendarai becak motor (bentor). Saat melintas di klinik milik Gunawan, melihat dalam keadaan tutup. Ditambah keadaan yang sepi dan tanpa dijaga petugas keamanan. Kondisi itu dimanfaatkan para tersangka untuk membobolnya. "Kebetulan penjaga sedang istirahat di pojok klinik," ungkap Sutrisno. Untuk masuk, Krisdianto lewat rumah kosong samping klinik dengan cara memanjat tembok. Setelah berhasil masuk dia membuka pintu belakang rumah yang tidak terkunci. Kemudian menguras barang-barang berupa 1 layar komputer, 1 unit printer Epson , 1 unit kamera, dan 1 unit HP Oppo. Total barang senilai Rp 25 juta. Selanjutnya, tersangka dibantu YNS mengangkut barang curian menggunakan bentor. "Tersangka keluarnya menggunakan tangga," jelas Sutrisno. Kejadian itu, baru diketahui pemilik saat membuka klinik dan mendapati ruangan dalam keadaan acak-acak dan barang-barang raib. Selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek Genteng. Setelah mendapat laporan tersebut, polisi melakukan olah TKP di lokasi dan mendapati rekaman CCTV saat beraksi. Alhasil, wajah pelaku berhasil teridentifikasi dan sebulan kemudian berhasil meringkus Krisdianto di Jalan Urip Sumoharjo. Lantas dibawa ke mako berikut barang bukti tang dan baju yang dikenakan terduga pelaku saat membobol klinik. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku yang menjual barang-barang curian adalah YNS. "Saya tidak diberitahu dijual ke mana. Saya hanya dikasih HP dan uang Rp 1 juta," terang Krisdianto. (rio)Pembobol Klinik Jalan Kemiri Dibekuk
Kamis 16-06-2022,19:30 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,10:59 WIB
Hadir di Majelis Burdah Wonorejo, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Terkini
Minggu 08-11-2026,03:20 WIB
Mutasi Jajaran Polres Jombang, Kasat Lantas hingga Kapolsek Resmi Berganti
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB