Surabaya, memorandum.co.id - Menjadi sasaran aksi protes, pihak SMAN 9 Surabaya langsung memberikan klarifikasi. Kepala SMAN 9 Surabaya, Muhammad Fadloli mengatakan, terkait iuran pengambilan ijazah tersebut ia mengaskan tidak ada. Namun pihak komite menarik per siswa dengan anggaran yang berbeda. "Terkait iuran pengambilan ijazah tidak ada, tapi komite memberikan anggaran per siswa atau siswi dengan tarif yang berbeda, dilihat mereka dari golongan apa, kalau menengah ke atas ada yang tiga juta rupiah," bebernya, Jumat (10/6/2022). Lanjut Fadloli, terkait anggaran tersebut ia tidak tahu dipergunakan untuk apa. Perihal wali murid yang merasa keberatan dengan anggaran tersebut, ia bisa meringankan beban dengan cara berkoordinasi dengannya langsung. "Anggaran tersebut mungkin digunakan untuk menutupi gaji para guru honorer di sini, karena ada sekitar 41 guru honorer di sini, bisa jadi anggaran biaya sewa gedung. Untuk wali murid yang merasa keberatan bisa dicicil biayanya dan kami langsung mentransfer itu ke rekening komite," tandasnya. Dalam kesempatan itu, Kepala SMAN 9 Surabaya juga menyerahkan ijazah kepada tiga siswanya di Ruangan Kepsek. Ketiga murid yang menerima ijazah yaitu Fajar Buana, Akil Lutfi, dan Rizky Faturrahman. Sebelumnya telah diberitakan, Aliansi Wali Murid dan Pelajar SMAN 9 Surabaya yang dikomandoi Taufiq Hidayat menyampaikan aksi protes terkait ketidakberesan sumbangan pendidikan yang dilakukan pihak sekolah. Ia menyebutkan, biaya pendidikan SMAN yang menjadi wilayah Pemprov Jatim adalah gratis. “Tetapi ada kebijakan iuran yang diluar ketentuan dari Dinas Pendidikan Jawa Timur,” terang Taufik. Taufik menyebutkan, kebijakan itu jelas melanggar. Karena tanpa sepengetahuan Dinas Pendidikan Jawa Timur. Taufik sebagai wali murid siswa kelas IPS 4 mendesak dinas terkait menuntaskan penanggungjawab sekolah. Sekain itu, lanjut Taufiq larangan tarikan iuran di luar ketentuan juga dilarang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. “Kami menyampaikan ke Gubernur, bahwa ada iuran ilegal,” tegas Taufiq. Sementara pihak Dinas Pendidikan Jawa Timur, menerangkan pihaknya segera menuntaskan persoalan itu. Segera memanggail kepala sekolah SMAN 9 untuk mengklarifikasi persoalan itu. (day/x2)
Didemo, Ini Penjelasan SMAN 9 Surabaya
Jumat 10-06-2022,13:43 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 07-05-2026,16:12 WIB
Pilkades Serentak 2026, 47 Desa di Kabupaten Kediri Siap Gelar Pemilihan
Kamis 07-05-2026,10:48 WIB
Pamit Cari Kerja ke Surabaya, Pemuda Besowo Kediri Tewas Gantung Diri di Pohon Jambu
Kamis 07-05-2026,08:12 WIB
Daftar Mobil Bekas Rp100 Jutaan: Irit BBM, Perawatan Mudah, dan Aman di Kantong
Kamis 07-05-2026,11:11 WIB
Fenomena Bunuh Diri di Surabaya Jadi Sorotan, Psikolog Unesa Ingatkan Pentingnya Dukungan Sosial
Kamis 07-05-2026,19:23 WIB
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026, Lawan Qatar Jadi Penentu
Terkini
Kamis 07-05-2026,23:56 WIB
Rumah Retak Tanpa Anak (3): Pertemuan Tak Terduga Bikin Dilema
Kamis 07-05-2026,22:58 WIB
Plt Wali Kota Madiun Temukan IPAL SPPG Ngegong Belum Sesuai Standar
Kamis 07-05-2026,22:49 WIB
Kejari Jember Naikkan Dugaan Korupsi Klaim BPJS Kesehatan ke Tahap Penyidikan
Kamis 07-05-2026,22:41 WIB
Babinsa dan Warga Lumajang Bangun Jembatan Perintis Garuda di Kali Asem
Kamis 07-05-2026,22:24 WIB