Bangkalan, memorandum.co.id - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terdeteksi menyebar ke Kabupaten Bangkalan. Data resmi yang diunggah laman Dinas Kominfo Bangkalan, menyebutkan dari hasil pantauan terhadap 1.353 ternak sapi, terdeteksi 37 ekor ternak sapi piaraan warga suspect (bergejala, red) dan 5 ekor positif terjangkit PMK. “Bapak Kapolres AKBP Alith Alarino menginstruksikan agar semua polsek jajaran lebih aktif melakukan giat sambang desa untuk memantau dan mengawasi ternak sapi, kambing dan kuda piaraan warga,” jelas Kapolsek Geger AKP Suyitno, Rabu (1/6) pagi. Pada Selasa dan Rabu (1/6) pagi Kapolsek Iptu Suyitno, mengamanahkan tugas kepada Aipda Andika dan beberapa anggota, untuk menyisir Desa Campor. “Kami langsung turun ke lapangan. Kandang ternak milik warga pemelihara sapi dan kambing di beberapa perkampungan Desa Campor, kami pantau satu persatu dengan cara DDS (door to door sistem, red),” kata Aipda Andika. Beban tugas yang harus diterapkan adalah sosialisasi tentang seluk-beluk PMK. Termasuk tata cara pencegahan, gejala klinis jika ternak dicurigai terpapar, serta langkah yang harus ditempuh warga jika ada ternak sapi, kambing atau kuda positif terjangkit PMK. “Pagi tadi di salah satu dusun Desa Campor, saya dan anggota nyambangi kandang milik Pak Suli, pelihara 5 ekor sapi,” ungkap Aipda Andika. Juga sempat memonitor dan mengawasi beberapa kandang ternak milik warga lainnya. Kepada warga, Aipda Andika membeberkan tentang cara pencegahan. Diantaranya warga harus rutin menjaga kebersihan kandang dan pakan ternak yang berkualitas. Juga mesti rajin memberi asupan vitamin sesuai petunjuk tim keswan (kesehatan hewan) dari dinas peternakan. Gejala klinis jika ternak dicurigai mulai terpapar, juga dijelaskan. Diantaranya, ternak sapi atau kambing mulai demam tinggi (39-41°C), sariawan,keluar lendir dan busa berlebihan dari mulut, pincang, luka pada kaki, kukunya terlepas, nafsu makan rendah, lemas, gemetar, pernapasan cepat, semakin kurus, dan produksi susu menurun. “Jika gejala itu sudah nampak, warga kami tekankan agar segera melapor ke Kades, Camat atau Polsek, untuk diteruskan kepada tim keswan Dinas Peternakan. Ini penting agar segera diobati secara intensif,” pungkas Aipda Andika. (ras).
Cegah PMK, Polsek Geger Pantau Kandang Peternak
Rabu 01-06-2022,11:14 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 30-06-2026,10:16 WIB
Kejari Madiun Serahkan Aset PSU Perumahan Puri Asri ke Pemkot, Ingatkan Pengembang Jangan Hindari Kewajiban
Selasa 30-06-2026,11:26 WIB
Lebih 100 Pengembang Belum Serahkan PSU, Kejari Madiun Minta Segera Penuhi Kewajiban
Selasa 30-06-2026,10:37 WIB
Bunga Desaku di Sumberjambe, Gus Fawait: Program Pemkab Berdasarkan Kebutuhan Rakyat Bukan Selera Pemimpin
Selasa 30-06-2026,10:54 WIB
Pembunuh ASN Bangkalan Asal Sulawesi Tinggal di Malang
Selasa 30-06-2026,10:59 WIB
Duduk Bersila dan Berdoa di Balai Kota, Pedagang Pasar Tembok Dukuh Titip Aspirasi untuk Eri Cahyadi
Terkini
Selasa 30-06-2026,21:21 WIB
Program Bunda Puspa Latih 160 Perempuan Gresik Berwirausaha untuk Perkuat Ekonomi Keluarga
Selasa 30-06-2026,21:16 WIB
Puluhan Rumah Layak Huni Program DAK PPKT Diserahkan kepada Warga Desa Campurejo
Selasa 30-06-2026,21:13 WIB
Harjakasi 2026 Digelar di 17 Kecamatan, Bupati Situbondo Siapkan Deklarasi Komunitas Permainan Tradisional
Selasa 30-06-2026,21:10 WIB
Aston Gejayan Yogyakarta Hadirkan Weekend Kids Activity Selama Libur Sekolah
Selasa 30-06-2026,21:07 WIB