Lumajang, memorandum.co.id - Menyikapi maraknya aksi pencurian sapi akhir akhir ini, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan memimpin operasi skala besar yang menyasar wilayah Utara Kabupaten Lumajang. Bahkan ia menegaskan kepada para anggotanya bisa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak mati pelaku maling sapi. " Tembak mati adalah opsi terakhir jika sampai membahayakan petugas, atau membahayakan yang lain," tegas AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, saat menggelar patroli ke Lumajang utara, Kamis (7/4/2022), malam. Menurutnya, tembak mati bukan sebagai ukuran untuk menindak pelaku kejahatan. Melainkan sebagai jalan alternatif terakhir, apabila pihaknya dipaksa untuk memilih antara 2 nyawa. "Tegas terukurnya ada. Karena penggunaan kekuatan ini jelas. Kadang-kadang mereka ini bawa celurit," ucap dia. Hingga saat ini, pihaknya berhasil meringkus satu terduga pelaku pencurian sapi yang beroperasi di Kecamatan Padang. Sementara 2 temannya berhasil lolos dari sergapan petugas. "Saya sudah tau jaringannya, sudah saya petakan . Ada beberapa kelompok. Dari pelaku yang kita tangkap, itu bunyi siapa-siapa yang terlibat," ungkap Dewa. Sejak diringkusnya satu terduga pelaku itu, kawanannya saat ini masih kabur dan belum diketahui keberadaannya. "Pelakunya dari Lumajangan saja, ya meskipun ada yang diundang dari luar kota. Tunggu saja tanggal mainnya, pasti kita ringkus," pungkasnya. (ani)
Kapolres Lumajang: Tembak Mati Pencuri Sapi Jika Bahayakan Petugas
Jumat 08-04-2022,16:40 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 13-08-2026,06:32 WIB
Jejak CV BJ (2); Pemenang Lanskap MPP Kota Madiun Diduga Pernah Kena Denda Keterlambatan Proyek
Kamis 13-08-2026,15:32 WIB
Aksi Boikot OT Menggema di Media Sosial, Inilah Deretan Produknya
Kamis 13-08-2026,10:40 WIB
Pemkab Tulungagung Dorong Warga Manfaatkan Program Bebas Denda Pajak
Kamis 13-08-2026,10:50 WIB
P-APBD Jombang 2026 Tembus Rp2,86 Triliun, SILPA Melonjak Rp332 Miliar
Kamis 13-08-2026,14:04 WIB
Jejak CV BJ (3): Lanskap MPP Turun 20 Persen, Efisiensi Anggaran Dapatkah Seiring Kualitas Pekerjaan?
Terkini
Kamis 13-08-2026,22:18 WIB
Jejak Buron Bos Gendut Pemilik 98 Kg Sabu Terhenti di Kampung Bahari Jakarta
Kamis 13-08-2026,22:09 WIB
Bea Cukai Soetta Gagalkan Penyelundupan 23 Kg Emas Libatkan 7 WN China
Kamis 13-08-2026,22:06 WIB
Eks Wakil Kepala BGN Minta Status Tersangka Korupsi MBG Dicabut
Kamis 13-08-2026,22:03 WIB
Pengawasan Dana Desa Diperkuat untuk Tekan Kriminalisasi Kepala Desa
Kamis 13-08-2026,20:55 WIB