Surabaya, memorandum.co.id - Perwakilan driver gojek online (ojol) mengeluhkan adanya order ganda ke Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjenhudar) Kemenhub RI, Budi Setiyadi. Budi mengaku menerima keluhan dari perwakilan pengemudi ojol terkait adanya dobel order. Keluhan ini akan dikomunikasikan dengan aplikator di Jakarta. "Kami baru mendengar terkait adanya order ganda. Akan mengkomunikasikan dengan aplikator," tegas Budi. Budi juga siap mengevaluasi terkait aturan jarak yang peraturannya sudah dibuat. "Tidak menutup kemungkinan coba melakukan evaluasi terhadap Permen yang ada," kata Dirjen perhubungan darat menemui driver ojol di Dishub Jatim. Ribuan driver online yang tergabung dalam Frontal (Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal) Jawa Timur akhirnya tidak jadi berkemah di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur dan Kantor Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XI Jawa Timur setelah hasil audiensi dirasa memuaskan. (day)
Driver Ojol Keluhkan Ada Order Ganda
Jumat 25-03-2022,13:48 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 10-10-2026,06:46 WIB
Persaingan Kursi Rektor UINSA Mengerucut, 5 Guru Besar Masuk Daftar Teratas
Sabtu 10-10-2026,01:03 WIB
Yusril Buka Peluang Pidana Kasus Klaster Mewah Lapas Cibinong, Polisi hingga KPK Bisa Turun Tangan
Jumat 09-10-2026,23:02 WIB
KPK Dalami Blokir Lahan Summarecon, Sita Uang Pungli dari Pegawai BPN Bogor
Sabtu 10-10-2026,00:02 WIB
Lapas Penuh, Yusril Siapkan Pulau Berpenghuni Buaya untuk Rehabilitasi Napi Narkoba
Sabtu 10-10-2026,06:12 WIB
Cinta Menyamar Jadi Ketakutan (6): Kisah Kita Berakhir di Titik Damai
Terkini
Sabtu 10-10-2026,22:11 WIB
Pengurus PWI Pasuruan Raya Resmi Dilantik, Ada Santunan dan Pengundian Voucher
Sabtu 10-10-2026,21:57 WIB
Tegaskan Komitmen Presiden Prabowo di Forum Kadin, Kabakom RI: Negara Harus Hadir untuk Rakyat
Sabtu 10-10-2026,21:33 WIB
Buntut Aksi Buang Sampah ke Laut, DLH Surabaya Turun ke Pesisir Kenjeran
Sabtu 10-10-2026,21:14 WIB
Cetak Rekor Baru, Pengadaan Beras Bulog Tembus 4,11 Juta Ton
Sabtu 10-10-2026,20:52 WIB