SURABAYA - Warga RW 07, Darmo Permai, Kelurahan Pradah Kali Kendal, Kecamatan Dukuh Pakis, bergolak. Mereka menolak pembangunan SPBU di Jalan Raya Darmo Permai II/38. Penolakan warga ini terlihat dengan banyaknya deretan spanduk yang terpasang di depan rumah mereka. Tulisannya antara lain “Warga RDP 2 dan sekitar menolak pembangunan SPBU di Jalan Raya Darmo Permai II/38, Kami menolak SPBU di padat penduduk, SPBU tidak tepat dibangun di lingkungan sempit dengan kepadatan penduduk yan tinggi, 1.500 anak sekolah Karitas menolak SPBU yang jaraknya 30 meter.” Ketua RW II Heni Chan mengatakan, warga kaget tiba-tiba ada kabar rencana pembangunan SPBU di sini. Selama ini tidak ada izin lingkungan dari RT/RW. “Ya kami kaget, sehingga warga ramai-ramai menolak, terutama warga yang terdampak. Akhirnya kami protes sehingga pembangunan SPBU dihentikan sementara,”beber ketua RW perempuan ini. Heni Chan mengatakan, warga mengetahui adanya kegiatan pembangunan SPBU ketika ada pekerja di sana. Saat ditanya, pekerja menyatakan izinnya sudah lengkap.”Selama ini warga di sini tidak pernah di-kulonuwuni. Mereka hanya berpedoman pada surat izin yang dikeluarkan pemkot,”ucap dia. Kondisi ini membuat warga kemudian mengirim surat ke Wali Kota Surabaya. Di dalam surat tersebut juga dilampirkan sejumlah tanda tangan warga yang menolak dan foto-foto spanduk yang menolak pembangunan SPBU. Akhirnya, warga diajak pertemuan pada Kamis (10/10) di Pemkot Surabaya. “Dalam rapat tersebut melibatkan dinas terkait, warga dan pihak SPBU. Namun, tidak menemukan jalan keluar karena warga tetap menolak,” tegas dia. Dia melanjutkan pihak BP-AKR selaku pengelola SPBU kemudian mengajak pertemuan lagi dengan warga di Kantor Kelurahan Pradah Kali Kendal pada Senin (14/10) sore. Namun, warga tidak mau karena hasilnya sama. Dalam kesempatan itu Heni menyatakan lokasi yang dipakai SPBU tersebut memang tidak layak. Sebab, lokasinya berada di perumahan. Bahkan jarak antara SPBU dengan rumah warga sangat mepet. Selain itu, dekat dengan sekolah, SUTET, dan pipa Petrokimia. Sementara Lurah Pradah Kali Kendal Hajar Sulistyono membenarkan adanya pertemuan di tempatnya antara warga dengan pihak SPBU. Pihaknya hanya sebatas memfasilitasi tempat pertemuan.“Untuk lebih jelasnya silakan ke Dinas Lingkungan Hidup Surabaya,” tegas dia. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Eko Agus Supiadi membenarkan adanya pertemuan yang membahas soal SPBU di Darmo Permai. Dan direncanakan ada pertemuan lagi.“Peruntukannya sudah jelas. Kalau warga merasa tidak dipamiti, maka akan dilakukan sosialisasi dengan melibatkan berbagai pihak. Nanti maunya warga seperti apa,” kata dia. Dia menambahkan dari segi perizinan sudah tidak masalah karena sudah lengkap semua. “IMB sudah ada,” tegas dia. Whisnu dari BP-AKR ketika dikonfirmasi menyatakan dirinya tidak bisa memberikan jawaban. Sebab, bukan wewenangnya. “Saya ini pengawas konstruksi dan mungkin BP-AKR yang lain bisa menjawab permasalahan tersebut. Dan akan saya informasikan dulu ke dalam,” tegas dia.(udi/dhi)
Warga Darmo Permai Tolak Pembangunan SPBU
Selasa 15-10-2019,08:49 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,14:07 WIB
DPC FKPP Gresik Resmi Dikukuhkan, Wabup Alif Ajak Sinergi Permudah Perizinan Pesantren
Jumat 06-11-2026,10:52 WIB
Tak Hanya Berburu Sembako Murah, Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis di HUT ke-57 Memorandum
Jumat 06-11-2026,07:32 WIB
Serap Aspirasi Buruh, Kapolresta Sidoarjo Gelar Silaturahmi dengan Pimpinan Serikat Pekerja
Jumat 06-11-2026,10:27 WIB
Diserbu Warga, Minyakita Jadi Primadona Gerakan Pangan Murah HUT ke-57 Memorandum
Jumat 06-11-2026,08:52 WIB
Borong Beras hingga Minyak Murah, Warga Berharap Bakti Sosial Memorandum Rutin Digelar
Terkini
Sabtu 07-11-2026,06:09 WIB
Rumput Tetangga Lebih Hijau (6): Kesetiaan yang Dibuang di Ujung Penyesalan Tak Bertepi
Sabtu 07-11-2026,05:17 WIB
Prabowo Bakal Bangun Museum Agung Nasional di Monas, Ketum AMI Beri Dukungan
Sabtu 07-11-2026,04:27 WIB
Fadli Zon Ungkap 18 Tokoh Bakal Jadi Pahlawan Nasional, Diumumkan 10 November
Sabtu 07-11-2026,03:34 WIB
Pangdam IM Investigasi Bentrokan Pidie, Klaim Tak Ada Amunisi Tajam Digunakan
Sabtu 07-11-2026,02:29 WIB