Surabaya, memorandum.co.id - Wakil ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mendesak PT PLN segera menormalkan aliran listrik di Madura. Sebab selama beberapa hari terakhir, pemenuhan listrik terganggu. “Pemenuhan listrik dibutuhkan untuk roda perekonomian masyarakat Madura. PLN harus gerak cepat jangan sampai berlarut-larut," terang Achmad Iskandar. Politisi asal dapil Madura ini menjelaskan, kebutuhan listrik sangat vital. Jika tak kunjung menyala, perekonomian masyarakat di Madura bisa terganggu. "Masyarakat tergantung sekali, sehingga ini yang mendesak untuk dipenuhi jika tak ada listrik,”jelasnya. Politisi yang juga mantan birokrat ini mengatakan, mengapresiasi Gubernur Khofifah yang turun langsung untuk mengkoordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk segera menyalakan listrik di Pulau Madura. “ Kami apresiasi gerak cepat bu gubernur yang memperhatikan pemenuhan pasokan listrik di Madura yang mengalami padam beberapa hari. Ini membuktikan bu gubernur sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakat Madura,” jelasnya. Terpisah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat Madura bijak mengkonsumsi listrik guna mengurangi dampak pemadaman, utamanya di sektor rumah tangga dan dan industri. Caranya dengan menghemat penggunaan lampu ataupun alat elektronik yang tidak penting/urgent digunakan. Serta pemanfaatan genset bagi sektor industry Sekedar diketahui, listrik sebagian wilayah Madura padam akibat adanya gangguan penghantar 150 kV Ujung – Bangkalan. Dampaknya, adanya pemadaman listrik secara bergilir yang sudah berjalan selama lima hari di Pulau Garam tersebut. Tak hanya itu, akibat Gangguan tersebut menyebabkan kehilangan beban listrik sebesar 73,35 MW dan mengakibatkan sering padam di beberapa wilayah Pulau Madura. Sembari menunggu perbaikan atau penormalan kabel/jaringan, PLN saat ini melakukan pembagian beban atau pemadaman bergilir di Pulau Madura. Namun, PLN telah memberikan support genset mobile untuk kegiatan pondok pesantren dan tempat ibadah di Madura dengan total 73 unit genset dengan kapasitas 4367,60 kVA dari Jakarta Raya, Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah.(day)
Achmad Iskandar Minta PLN Atasi Listrik Byar Pet di Madura
Selasa 01-03-2022,13:38 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-03-2026,23:01 WIB
Kasus Pelanggaran THR Masih Marak, YLBHI–LBH Surabaya Kembali Buka Posko Pengaduan
Kamis 05-03-2026,06:42 WIB
Pastikan Mudik Aman, KAI Daop 9 Siapkan Armada Terbaik di Depo Jember
Rabu 04-03-2026,23:09 WIB
Khofifah-BPN Jatim Serahkan 444 Sertipikat, Perkuat Legalitas Aset dan Tempat Ibadah
Kamis 05-03-2026,05:00 WIB
Perang Iran Ganggu Misi Irak ke Piala Dunia, Arnold Terjebak dan Visa Tersendat
Kamis 05-03-2026,08:44 WIB
Buntut Aksi Rasisme, Persebaya Surabaya Resmi Laporkan Penghina Mikael Tata ke APPI
Terkini
Kamis 05-03-2026,22:02 WIB
Khofifah Lantik Pengurus IKA Unair DKI Jakarta Periode 2025–2030, Perkuat Jejaring Alumni
Kamis 05-03-2026,21:57 WIB
Polres Kediri Kota Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim serta Duafa
Kamis 05-03-2026,21:47 WIB
Siaga Konflik Timur Tengah, BP3MI Jawa Timur Siapkan Skema Evakuasi PMI Asal Jatim
Kamis 05-03-2026,21:43 WIB
Gejolak Timur Tengah Memanas, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Jatimbalinus Tetap Aman
Kamis 05-03-2026,21:37 WIB