Malang, Memorandum.co.id-Sekitar 9 aset PT. Kereta Api Indonesia (PERSERO) Daerah Operasi 8 Surabaya memberikan Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri Kota Malang, Jum’at (18/02/2022). SKK itu terkait dengan hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN). Kerjasama itu karena adanya persamaan tujuan dalam mengamankan aset negara. "Untuk mengamankan aset negara, maka dikuasakan untuk penyelesaian permasalahan hukum. Baik di dalam ataupun di luar pengadilan, yang terkait dengan KAI di wilayah Kejari Kota Malang," terang Direktur PT. Kereta Api Indonesia (PERSERO) Daerah Operasi 8 Surabaya, Heri Siswanto. Permasalahan aset milik KAI itu, lanjut Heri terkait penyerobotan dan pemanfaatan aset tanpa ijin oleh masyarakat, swasta ataupun instansi pemerintah. Permasalahan administrasi dalam pembuatan produk hukum, seperti permohonan sertifikat aset milik KAI. Pembuatan perjanjian sewa dan kontrak serta pengadaan barang dan jasa. "Untuk aset dimaksud, berada di Kota Malang. Salah satunya berada di sekitar kawasan Jl Trunojoyo, Kota Malang," lanjutnya. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang, Zuhandi menerangkan, pihaknya memberikan pendampingan saat pelaksaan sosialisasi, penertiban dan memberikan legal opinion saat kegiatan berlangsung. "Kerjasama ini, bentuk sinergitas Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang dalam memberikan wadah. Serta meningkatkan dan mengamankan masalah hukum. Baik bentuk data atau konsultasi dalam mendukung penegakan hukum," terangnya. (edr)
Amankan Aset, PT KAI Gandeng Kejari Kota Malang
Jumat 18-02-2022,15:26 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-07-2026,15:37 WIB
Jejak Sunyi di Sungai Katingan
Selasa 07-07-2026,08:13 WIB
Kasus Pembunuhan WTS Putat Jaya, Keluarga Menanti Perkembangan Penyelidikan
Selasa 07-07-2026,13:09 WIB
Sidang Penggelapan, Kuasa Hukum Mantan Kepala Bengkel Honda Lawan Dakwaan dan Somasi Pesangon
Selasa 07-07-2026,13:38 WIB
Wagub Emil: Sekolah Negeri Dilarang Tarik Iuran Wajib dan Jual Paket Seragam
Selasa 07-07-2026,13:27 WIB
Soal Laporan Oknum GS, Ketua DPRD Lumajang: Belum Ada Informasi Resmi
Terkini
Selasa 07-07-2026,22:08 WIB
Kompolnas: Teriakan Keluarga Bandar Diduga Picu Kericuhan hingga Tiga Polisi Tewas saat Penggerebekan
Selasa 07-07-2026,22:01 WIB