Lumajang, memorandum.co.id - Kelangkaan minyak goreng hampir dirasakan di semua daerah, tak terkecuali di Kabupaten Lumajang. Semenjak Pemerintah Pusat melalui kementerian memberlakukan kebijakan minyak goreng satu harga di toko retail, hampir semua toko di serbu pembeli minyak goreng. Akibatnya stok di toko retail menjadi berkurang, bahkan kosong. Namun kebijakan tersebut dinilai tidak berimbang, karena hanya menyasar di toko retail, sedangkan toko tradisional tidak berlaku aturan tersebut. Sehingga meski stok minyak di pasar tradisional banyak, namun tidak diminati oleh konsumen. Sebab, harganya yang tinggi yaitu berkisar antara 16 ribu sampai 19 ribu per liternya. Keluhan terkait kelangkaan minyak goreng hampir setiap hari ramai diposting baik melalui media sosial Facebook maupun grup WhatsApp. Salah satunya oleh Yuli, seorang buruh pabrik kayu di Kecamatan Candipuro. Yuli mengaku saat ini dirinya kesulitan mencari minyak goreng di toko retail, karena setiap hari stok kosong. “Memang di pasar ada, tapi harganya tinggi kemasan 2 liter saja dibandrol 37.500, beda sama di toko retail per liternya cuma 14 ribu,” keluhnya. Sedangkan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lumajang Suharwoko, mengakui bahwa memang ada kelangkaan minyak goreng di toko toko retail. Hal itu akibat keterlambatan pengiriman/ pendistribusian dari produsen. “ Selain keterlambatan pengiriman, juga jumlah pengiriman dari produsennya juga kurang. Alasan produsen karena adanya kekurangan bahan baku untuk memproduksi. Tapi Alhamdulillah kemarin sudah datang sekitar 24 ribu liter dan hari ini rencananya datang lagi 28 liter, InsyaAllah dalam waktu dekat bisa teratasi” jelasnya Terkait masih mahalnya harga minyak gorengan di pasar tradisional, ia mengatakan harga jual minyak goreng mahal karena pada saat kulakan, pedagang masih membeli dengan harga tinggi, sehingga harga jualpun juga di atas harga kulakan. “Harga kulakan mereka saja di atas 14 ribu, dan sampai dengan saat ini memang belum ada regulasi dari Kementrian pusat terkait penyetaraan harga minyak goreng di toko retail dan pasar tradisional,” pungkasnya (ani)
Minyak Goreng Langka, Warga Lumajang Kelimpungan
Rabu 16-02-2022,17:59 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-11-2026,16:53 WIB
Dugaan Penipuan Proyek Ruko di Lamongan, Seret Nama Eks Wabup dan Oknum Satpol PP Gresik
Minggu 01-11-2026,20:25 WIB
Lima Rumah Pompa Baru di Surabaya Ditargetkan Beroperasi 1 Desember 2026
Minggu 01-11-2026,13:27 WIB
Ngebut Zig-zag di Lamongan, Mobil Maut Hantam Motor, Ibu dan Balita Tewas
Minggu 01-11-2026,17:58 WIB
Lamongan Jadi Produsen Padi Terbesar Jatim 2025, Raih Wilwatikta Awards 2026
Minggu 01-11-2026,20:25 WIB
Kapolri Larang Penggunaan Vape di Lingkungan Kepolisian, Ancam Sanksi Tegas
Terkini
Senin 02-11-2026,12:22 WIB
Polda Jatim Bongkar Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Subsidi di 13 Daerah, Kerugian Negara Rp35,7 Miliar
Senin 02-11-2026,12:19 WIB
Peduli Pendidikan, Kapolresta Sidoarjo Berikan Rasa Aman Pelajar dan Tanam Pohon di Sekolah
Senin 02-11-2026,12:16 WIB
Kapolresta Sidoarjo dan Jajaran Turun Langsung Pengaturan Lalu Lintas
Senin 02-11-2026,12:13 WIB
Kapolsek Simokerto Sambangi SMK ABI Surabaya Gelar Program Jogo Sekolahan dan Edukasi Kamtibmas
Senin 02-11-2026,12:10 WIB