SURABAYA - Ratusan warga RT 02/RW 01 Gayungan, Kelurahan/Kecamatan Gayungan, dalam waktu dekat akan menggelar aksi damai mendirikan tenda di lokasi proyek apartemen The Trans Icon di Jalan Ahmad Yani. Aksi ini sebagai bentuk kekesalan warga setelah beberapa kali unjuk rasa menuntut ganti rugi tak ada kejelasan dari manajemen The Trans Icon. Ketua RT 02 Gayungan Sadeli mengatakan, dari hasil pertemuan warga disepakati kembali menggelar aksi damai di depan apartemen The Trans Icon. Aksi ketiga kalinya ini berbeda dibanding sebelumnya." Dalam dua atau tiga hari ke depan, warga sepakat menggelar aksi dengan memasang tenda di depan lokasi proyek apartemen. Aksi ini bentuk dari kekesalan warga RT 02 Gayungan yang selama ini belum mendapatkan kejelasan ganti rugi dari The Trans Icon. Jika perlu warga tidur di lokasi tersebut,"kata Sadeli, Minggu (6/10). Lebih lanjut, Sadeli menjelaskan, setiap warga RT 02 Gayungan berunjuk rasa sudah melalui prosedur. Artinya, sudah meminta izin kepada aparat kepolisian setempat dan tembusannya ke Kelurahan/Kecamatan Gayungan. Soal tuntutan warga, Sadelimengungkapkan, warga RT 02 Gayungan menuntut ganti rugi sebesar Rp 4 miliar hingga saat ini belum ada respons dari manajemen The Trans Icon. Tentu uang ganti rugi akan dibagi rata kepada penduduk domisili, non domisili dan kos-kosan yang terdampak pembangunan The Trans Icon tersebut. "Kami bersatu dan sepakat memperjuangkan melalui aksi ini sampai manajemen The Trans Icon merespons. Dan perlu diingat, kami bukan pengemis meminta-minta kepada mereka. Namun kami memperjuangkan hak-hak warga yang selama ini belum dipenuhi The Trans Icon," tegas Sadeli. General Service The Trans Icon Sugioto mengatakan, silakan saja warga Gayungan menggelar aksi damai tersebut, asalkan tidak mengganggu aktivitas pembangunan The Trans Icon. Sugioto menegaskan, perlu diketahui bahwa pembangunan The Trans Icon telah mengantongi kelengkapan izin sesuai prosedur. "Kami sudah tidak lagi menanggapi keinginan warga Gayungan. Silakan saja mereka menggelar aksi itu. Jika warga mau, kami sudah menyiapkan uang tali asih Rp 4 juta bagi rumah warga terletak di radius 100 meter," jelas Sugioto. Sementara itu, Camat Gayungan Sudibyo mengatakan, kelurahan dan kecamatan sudah beberapa kali memediasi warga Gayungan dengan manajemen The Trans Icon. “Namun ni tetap saja warga tidak bisa menerima uang tali asih yang sudah di tawarkan manajemen apartemen. Bahkan, sempat dimediasi anggota DPRD Surabaya, tapi tetap saja gagal. Kedua kubu tidak mau mengalah. Akibatnya persoalan ini tak kunjung selesai,”kata Sudibyo. Lebih jauh, Sudibyo berpesan agar warga menyampaikan tuntutannya yang jelas, rasional, dan wajar. "Ketika ada pembangunan, kami tidak bisa serta merta memanfaatkan menuntut terlalu besar,” pungkas dia.(why/be)
Warga Gayungan Akan Duduki Proyek Trans Icon
Senin 07-10-2019,08:23 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-11-2026,16:52 WIB
Polemik TK Nurul Jannah Surabaya, Yayasan Pastikan PBG Terbit dan Parkir Disiapkan
Kamis 05-11-2026,20:46 WIB
Fraksi PDI Perjuangan Kritik Transformasi Digital Pemprov Jatim, Majadigi Diminta Lebih Responsif
Jumat 06-11-2026,00:00 WIB
Pengelola Pasar Buah Tanjungsari Surabaya Mengaku Diintimidasi saat Diminta Teken Surat Pernyataan
Kamis 05-11-2026,16:31 WIB
Sidang Kasus Peredaran 3,37 Ton Ganja di Gresik Ditunda, Terdakwa Ajukan Praperadilan
Kamis 05-11-2026,14:16 WIB
Sidak Ulang Tower Losari, Komisi A DPRD Jombang Desak Telkom Segera Temui Warga
Terkini
Jumat 06-11-2026,13:42 WIB
Antisipasi Genangan, Pemkot Surabaya Kebut Lima Rumah Pompa dan Saluran Pintasan
Jumat 06-11-2026,13:34 WIB
Sebulan Berjalan, Live TikTok MasNya ATR/BPN Jangkau 370 Ribu Penonton
Jumat 06-11-2026,13:23 WIB
Perluas Program Green Policing, Polres Kediri Dorong Kepedulian Lingkungan Berkelanjutan
Jumat 06-11-2026,13:21 WIB
Polsek Bubutan Blusukan ke Tiga SMK di Surabaya Beri Penyuluhan Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba
Jumat 06-11-2026,12:51 WIB