Surabaya, memorandum.co.id - Ketersediaan bed di Asrama Haji Surabaya cukup memadai untuk mengkarantina 129 pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia. Forkopimda Jawa Timur mempersiapkan penerimaan ratusan pekerja migran ini ke Terminal 2 Kedatangan Internasional Bandara Juanda. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, ketersediaan bed di Asrama Haji cukup memadai. "Sebanyak 650 bed. Itu bisa untuk empat kali kedatangan PMI," tandas Khofifah Indar Parawansah di sela-sela kunjungannya mengantarkan Mario Suryo Aji memohon restu ke Wapres RI Ma'ruf Amin di Istana Wapres RI. Khofifah menambahkan, apabila kuota PMI dikarantina di Asrama Haji penuh, Pemprov Jatim memiliki dua opsi lain. Yakni di gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pemerintah Kemendikbud dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag) keduanya di Ketintang. Apabila ketiga tempat itu juga penuh, kata Khofifah, maka PMI akan memakai hotel yang sudah disediakan pemerintah. "Kurang lebih ada 27 hotel yang akan disediakan untuk karantina PMI sedangkan untuk non PMI disediakan di 6 hotel," tuturnya. Khofifah menyebutkan, ada jadwal percepatan PMI dari Malaysia. Kedatangan PMI berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur berjumlah 129 orang. "PMI mendarat di Juanda. Mereka diswab PCR dan hal lain sesuai dengan standar protokol kesehatan kedatangan dari luar negeri," tegas Khofifah. Mantan Mensos RI ini pun berharap, seluruh mekanisme dan simulasi yang telah dipersiapkan secara matang oleh pemerintah dan seluruh jajaran, terkait kepulangan PMI ke Jatim. "Semoga semua berjalan lancar. "Semoga lancar dan sehat semua," ujarnya. Lebih lanjut Khofifah menyampaikan, setelah tiba di Terminal 2 Internasional Juanda, PMI langsung swab PCR (antrian maksimal 1 jam). Ketika menunggu hasil swab PCR, PMI dilarang makan dan minum. Dari hasil swab PCR, lanjutnya, apabila ada PMI yang terkonfirmasi positif, akan dirujuk ke RSUD Dr Soetomo. Sedangkan PMI yang negatif dikarantina di Asrama Haji. Khusus PMI yang berada di Asrama Haji akan dikarantina selama 7 hari. Setelah itu diperbolehkan pulang secara mandiri atau dijemput pemda asal mereka. "Berbagai kesiapsiagaan telah dilakukan," tuturnya. (day)
Asrama Haji Siap Karantina 129 PMI dari Malaysia
Minggu 23-01-2022,12:16 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,11:51 WIB
Jelang Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Buka Layanan IKD dan Pendaftaran Agen Perlinsos
Sabtu 07-11-2026,16:39 WIB
Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Kecamatan Ngantru Gelar Donor Darah Diikuti Puluhan Warga
Terkini
Minggu 08-11-2026,11:43 WIB
Lewat Program SAS, Kapolresta Sidoarjo Gelar Minggu Kasih di GKJW
Minggu 08-11-2026,10:50 WIB
UMK Jombang 2027 Belum Dihitung, Komisi D Desak Disnaker Matangkan Usulan
Minggu 08-11-2026,10:34 WIB
Langgar Jam Operasional di Kalianak dan Karang Tembok, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tindak 15 Truk
Minggu 08-11-2026,09:48 WIB
Minggu Kasih di GKJ Tuban, Polresta Tuban Ajak Masyarakat Sosialisasi Call Center 110 dan Jaga Kondusivitas
Minggu 08-11-2026,09:02 WIB