Jember, Memorandum.co.id - Bawaslu Propinsi Jawa Timur angkat bicara soal viralnya screenshot undangan Bawaslu Provinsi Jawa timur nomor 0462/K.JI/HM.00/XII/2021, tertanggal 14 Desember 2021 yang tertandatangani oleh Moh Amin. Bawaslu tegas menyatakan surat itu adalah hoax. Wartawan memorandum.co.id berusaha mencari tahu perihal viralnya surat undangan sosialisasi dan tindak lanjut putusan MA oleh KPUD Jember di berbagai grup WhatsApp yang diteruskan berkali-kali. Dalam undangan tersebut tertulis ditujukan kepada Faida (colon bupati ) kedua kepada Dwi Arya Nugraha Oktavianto (colon wakil bupati) untuk hadir di Ruang Flamboyan I, Fave hotel Jl. Jenggolo No 15 Pucang, kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo pada Rabu 22 Desember 2021, jam 10.00-11.00 wib dengan catatan agar tidak ada pengerahan massa dan tetap menjaga prokes. Surat undangan berkop surat Bawaslu Provinsi Jawa Timur tersebut ditanggapi oleh komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Nur Elya Anggraeni. Melalui sambungan telpon selulernya Dia mengatakan, setelah dikroscek ke internal dipastikan bahwa surat itu merupakan hoax. "Bawaslu Jatim tidak pernah keluarkan surat resmi undang Paslon Pilkada Jember pada 22 Desember 2021 sehubungan dengan beredarnya surat yang mencatut nama Bawaslu Jatim dengan nomor 0462/K.JI/HM.00/XII/2021," kata komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Rabu (22/12/2021). Lebih lanjut Nur Ellya Anggraeni menjelaskan, surat tertanggal pembuatan 14 Desember 2021 tersebut palsu. "Secara kelembagaan, Bawaslu Jatim tidak pernah mengeluarkan surat resmi dengan maksud, tujuan dan tanggal acara sebagaimana dalam kegiatan tersebut. Bahkan tidak pernah menerima permohonan dari Komisi Pemilihan Umum Jember untuk mengadakan kegiatan sebagaimana yang tertera dalam surat dimaksud," bebernya. Menurut Elly, panggilan akrabnya, ada beberapa kejanggalan dalam surat tersebut, antara lain: Tanda tangan dan stempel lembaga yang sengaja diburamkan. Hingga Desember 2021, penomoran dengan kode klasifikasi sebagaimana tercantum dalam surat tersebut tidak ditemukan didalam arsip persuratan Bawaslu Jawa Timur. Per 22 Desember, nomor surat keluar Bawaslu Jatim bahkan belum mencapai angka 400. Baik tata penomoran maupun penggunaan Kode Klasifikasi dalam surat tidak sesuai ketentuan peraturan internal tentang tata naskah di Bawaslu. Email surat yang digunakan adalah bukan email resmi Bawaslu Jatim. Dengan demikian kami memastikan bahwa surat tersebut adalah surat palsu. Menimbang pencatutan nama dan kerugian yang mungkin ditimbulkan secara kelembagaan, Bawaslu Jawa Timur mempertimbangkan untuk melaporkan kasus ini kepada pihak yang berwajib.(edy)
Polemik Pilkada Jember Memanas Lagi, Bawaslu Jatim Angkat Bicara
Rabu 22-12-2021,16:05 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-11-2026,04:08 WIB
Dosen Unair Soroti Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden, Ingatkan Ancaman Privasi Rakyat
Kamis 05-11-2026,08:09 WIB
Rumput Tetangga Lebih Hijau (4): Pelarian yang Salah Alamat
Kamis 05-11-2026,07:06 WIB
Roadshow di Malang, Film Piye To Kih Bawa Pesan Berani Kejar Mimpi
Kamis 05-11-2026,05:09 WIB
Urus SKCK Kini Bisa lewat Super Apps Polri, Polda Jatim Tegaskan Tarif Rp 30 Ribu
Kamis 05-11-2026,03:07 WIB
Maintenance 13 SPAM, Tugu Tirta Malang Siapkan Mobil Tangki Air Gratis untuk Pelanggan
Terkini
Jumat 06-11-2026,01:00 WIB
Swiss-Belinn Malang Ajak Anak Tampil Kreatif Lewat Halloween Fashion Show 2026
Jumat 06-11-2026,00:53 WIB
Pemkot dan PD Pasar Surya Gelar Sosialisasi RPU Pasar Babaan, Pedagang Unggas Sampaikan Keluhan
Jumat 06-11-2026,00:00 WIB
Pengelola Pasar Buah Tanjungsari Surabaya Mengaku Diintimidasi saat Diminta Teken Surat Pernyataan
Kamis 05-11-2026,23:34 WIB
Musim Hujan Molor, Lamongan Siaga Satu Bencana Hidrometeorologi
Kamis 05-11-2026,23:01 WIB