Surabaya, Memorandum.co.id - Sejumlah kelompok massa mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Anti Mafia Tanah (GEMAMATA) menggelar aksi demonstrasi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (14/12/2021). Mereka meminta kepada Lembaga Peradilan agar menegakkan hukum secara adil terhadap perkara sengketa tanah. Survita Hendrayanto, Ketua umum Dewan Pimpinan Nasional GEMAMATA menyampaikan, terdapat sengketa, konflik perkara tanah dan ruang yang sulit diselesaikan karena terindikasi adanya keterlibatan mafia tanah yang berperan memengaruhi penanganan dan penyelesaiannya. Bahwa GEMAMATA mengingatkan kembali akan peran Komisi Yudisial (KY) serta Mahkamah Agung (MA) untuk melakukan pengawaasan serta pemberantasan terhadap praktik mafia tanah yang memanfaatkan lembaga peradilan, di mana fungsi KY dan MA harus melakukan pemetaan terhadap kasus-kasus pertanahan yang diproses di pengadilan. Hal ini untuk mengurai modus operandi dan praktik mafia tanah serta melakukan pengawasan terhadap hakim yang menangani perkara-perkara di bidang pertanahan keseluruhan. Hendra berharap, jangan sampai ada tumpang tindih putusan yang mengakibatkan terus menerus terjadi gugatan yang sama hanya dengan berganti rupa gugatan. Untuk itu, GEMAMATA bersinergi bersama masyarakat serta Satgas Mafia Tanah akan hadir untuk mengawal, mengawasi dan melaporkan segala bentuk keterlibatan aparatur pemerintahan, APH dan lembaga peradilan. "Kami akan membuka ruang kepada KY (Komisi Yudisial) untuk bekerjasama dalam rangka memperkuat pemantauan sidang yang dilakukan terhadap kasus-kasus Tanah/Pertanahan," pungkasnya. Dalam aksi tersebut, perwakilan GEMAMATA bertemu dengan Wakil Kepala Pengadilan Negeri Surabaya. Mereka sudah menyampaikan aspirasinya. "Audiensi dengan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Surabaya, juga sepakat untuk memberantas mafia tanah sampai ke akarnya," ungkapnya.(mg5)
Warning Adanya Mafia Tanah, Gemamata Demo PN Surabaya
Selasa 14-12-2021,13:25 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,16:52 WIB
Sidang Kades Jenangan Ponorogo, Hakim Sebut Sujarno Harus Jadi Tersangka
Jumat 24-07-2026,07:01 WIB
Baterai HP 5000 mAh Lebih Tetap Boros? Begini Cara Mengatasinya Agar Awet Seharian
Jumat 24-07-2026,12:34 WIB
Dua Kursi Aset Pemkot Surabaya Ditemukan di Lapak Rongsokan, Satpol PP Serahkan BB dan Penjual ke Polisi
Jumat 24-07-2026,11:17 WIB
MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Bisa Dipakai hingga Habis
Jumat 24-07-2026,09:20 WIB
Tabrak Pemotor Hingga Tewas di Kertajaya Indah, Anak Pemilik Golden Dragon Spa Belum Ditahan
Terkini
Jumat 24-07-2026,22:05 WIB
Kenalan Lewat Medsos, Siswi SMP Diduga Dicabuli Pria Banyuputih di TN Baluran
Jumat 24-07-2026,21:30 WIB
Artis PAMDI Jatim Meriahkan Memorandum Haji Umrah Expo 2026 dengan Selawat
Jumat 24-07-2026,21:27 WIB
Jadi Sarang Korupsi, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Usul KBS Ditutup Sementara
Jumat 24-07-2026,21:19 WIB
Said Abdullah Ajak Anak Muda Bahas Masa Depan Indonesia Lewat RedTalk di Malang
Jumat 24-07-2026,21:16 WIB