Pasuruan, memorandum.co.id - Pemerintah Kota Pasuruan akan tingkatkan derajat bandeng jelak dengan menggelar Festival Bandeng. Sebab, bandeng ini memiliki kekhasan tersendiri. “Bandeng jelak memiliki kekhasan dengan rasa yang berbeda dengan bandeng daerah lain,” kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ketika menutup Festival Bandeng Jelak di Gedung Kesenian, Pemkot Pasuruan, Kamis (25/11/21) Kekhasan rasa diperoleh karena bandeng jelak tidak berasa tanah seperti bandeng-bandeng di daerah lainnya. Meski ukurannya relatif lebih kecil dibandingkan bandeng Sidoarjo dan Gresik, namun bandeng jelak memiliki rasa lebih gurih dan lebih sedap. Menurut Gus Ipul, Festival Bandeng harus diperluas gemanya dengan menggelar aneka kegiatan. Misalnya mulai dari karnaval hingga lomba bandeng super dan lomba aneka olahan bandeng. Selain festival, seluruh restoran dan hotel dan rumah makan yang ada di Kota Pasuruan juga harus menyediakan makanan berbahan dasar bandeng jelak. Bandeng jelak juga bisa dipatenkan. Sehingga bandeng khas yang tanpa ada rasa tanah nantinya akan dikenal dengan nama bandeng jelak. Gus Ipul juga minta dibangunkan kampung tematik berupa kampung bandeng. “Nanti di kampung ini tidak hanya bernuansa bandeng, tapi juga ada beberapa contoh bagaimana keluarga petambak semua terlibat. Misalnya bapaknya sebagai petambak, ibunya yang mengolah dan anaknya yang memasarkan,” ungkap dia. Dengan pelibatan anak petambak maka proses regenerasi juga akan terjadi. “Di banyak daerah itu biasanya anak nelayan atau anak petambak tidak mau meneruskan pekerjaan orang tuanya,” kata Gus Ipul. Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan Imam Subekti mengatakan, sebagai langkah awal mengangkat derajat bandeng jelak akan dilakukan dengan menjadikan ikan ini menjadi tuan rumah di Kota Pasuruan. “Jadi kita minta bandeng yang diolah dan dikonsumsi warga Kota Pasuruan adalah bandeng Jelak,” ujarnya. Menurut dia, potensi bandeng jelak sangat tinggi karena Kota Paduruan memiliki lahan tambak seluas 651 hektare atau mencapai 17 persen dari total wilayah dengan produksi bandeng mencapai 1600 ton per tahun. (rul)
Ini yang Dilakukan Gus Ipul untuk Mengangkat Derajat Bandeng Jelak
Kamis 25-11-2021,19:15 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 06-06-2026,20:48 WIB
Palsukan KITAS, Rudenim Surabaya Amankan WNA Afghanistan
Sabtu 06-06-2026,21:06 WIB
Dandim Sumenep Pimpin Doa Bersama Ground Breaking Jembatan Garuda di Pragaan
Sabtu 06-06-2026,18:18 WIB
Membumikan Sejarah, PDI Perjuangan Surabaya Ajak Gen Z Menyusuri Jejak Bung Karno
Sabtu 06-06-2026,14:20 WIB
Perekaman KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen
Sabtu 06-06-2026,14:57 WIB
Lindungi Pengrajin Tahu Tempe hingga Ibu Rumah Tangga, Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah
Terkini
Minggu 07-06-2026,13:47 WIB
8 Warga Positif DBD, Kelurahan Gading Surabaya Gelar Fogging Massal
Minggu 07-06-2026,13:37 WIB
Ratusan SPPG Jember Ternyata Bodong, Ancaman di Balik Piring Makan Gratis
Minggu 07-06-2026,13:17 WIB
Motif Cemburu, Suami Pembunuh Bidan RSUD Besuki Resmi Jadi Tersangka, Dipukul Batu di Pantura Situbondo
Minggu 07-06-2026,13:13 WIB
285 Atlet Ramaikan Kejuaraan Arung Jeram Piala Wali Kota Surabaya 2026
Minggu 07-06-2026,13:04 WIB