Surabaya, memorandum.co.id - Tentang mangkraknya jembatan bambu yang berada di kawasan Mangrove Wonorejo, anggota Komisi A DPRD Surabaya M Machmud memastikan ada kerugian negara. Sehingga pihaknya mendorong kejaksaan untuk mengusut proyek senilai Rp1,3 miliar itu. "Karena itu memakai uang APBD, sudah bisa dipastikan ada kerugian negara. Kejaksaan harus turun tangan mengusut itu, lalu pemkot harus mendukung kejaksaan. Jangan malah diam saja. Karena kalau rakyat kecil diobrak-obrak, sedangkan kasus begini dibiarkan," cetusnya, Senin (15/11/2021). Kendati pemkot telah melayangkan sanksi tegas berupa blacklist terhadap kontraktor proyek jembatan sepanjang 600 meter itu, namun Machmud menilai sanksi itu saja tak cukup. Harusnya ada upaya hukum, sebab berdasarkan keterangan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, spesifikasi yang dibangun kontraktor tak sesuai persyaratan. "Blacklist itu kalau pengerjaan 6 bulan tapi diselesaikan 1 tahun itu baru diblacklist. Tapi kalau ini sudah dikerjakan dan sudah jadi, namun tidak sampai lama hancur, maka lain lagi. Selain itu nilainya juga harus ditelusuri. Apakah wajar dengan Rp1,3 miliar kualitas konstruksi seperti itu, apakah tidak di-mark up," cetus Ketua Fraksi Demokrat-NasDem ini. Jika kemudian pembangunan tak sesuai spesifikasi yang diinginkan pemkot, Machmud menyebut kontraktor melakukan pelanggaran dan bisa dihukum. "Pemkot kalau sampai membela kontraktor ada apa," tandasnya. "Kejaksaan perlu turun tangan untuk mengusut ini. Seperti kasus proyek di Kediri, karena ada ketidaksesuaian spek seluruh pihak yang terlibat jadi tersangka," tuntas Machmud. (mg3)
Jembatan Bambu Wonorejo, Dewan: Kejaksaan Harus Turun Tangan
Senin 15-11-2021,21:49 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,07:58 WIB
Soroti Kasus Perundungan Anak Difabel di Surabaya, Praktisi Hukum Desak UU Peradilan Anak Dievaluasi
Senin 19-10-2026,07:21 WIB
Antisipasi Panic Buying BBM, Kapolres Kediri Cek Pasokan di Sejumlah SPBU
Senin 19-10-2026,12:46 WIB
Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Keluarga Korban Sebut Pelaku Lebih dari Satu
Senin 19-10-2026,10:47 WIB
Outlet 23 Kenjeran Terang-terangan Promosi di Medsos, Pamerkan Miras hingga Model Pakaian Ketat
Senin 19-10-2026,11:59 WIB
Kapolda Jatim Turun Langsung ke Jalan, Pastikan Kelancaran Arus Lalu Lintas Surabaya
Terkini
Selasa 20-10-2026,02:08 WIB
Oknum Tentara Diduga Hajar Kiai di Lamongan, Kuasa Hukum Tolak Damai
Selasa 20-10-2026,00:08 WIB
Kapolres Kediri Ajak Pelajar SMAN 1 Pare Cegah Bullying dan Bijak Bermedsos
Senin 19-10-2026,23:09 WIB
Jembatan Timbang Kalimas Baru Mati, Truk Kontainer Bebas Tanpa Penimbangan?
Senin 19-10-2026,22:09 WIB
Pemerintah Andalkan Surfaktan dan Dry Ice untuk Tangani Karhutla di Tengah Kemarau
Senin 19-10-2026,21:32 WIB