Surabaya, memorandum.co.id - Selepas pandemi yang berangsur membaik, perekonomian Indonesia khususnya di Jawa Timur menunjukkan pertumbuhan positif. Bank Jatim mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja positif bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya (Year on Year/ YoY). Kinerja September 2021, aset Bank Jatim tercatat Rp 101 triliun atau tumbuh 23,05%. Laba bersih Bank Jatim tembus Rp1,19 triliun atau tumbuh 7,81% (YoY) Selama semester I 2021. Sementara dana pihak ketiga (DPK) Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan 23,45% (YoY) yaitu sebesar Rp. 86,13 triliun. Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman didampingi jajaran direksi Bank Jatim menyampaikan, 2021 masih menjadi tantangan bagi industri perbankan, pandemi Covid-19 gelombang kedua yang melanda Negara Kesatuan Republik Indonesia membuat sektor bisnis kembali mengalami penurunan dan berdampak secara tidak langsung terhadap kinerja industri perbankan. "Selama pandemi, Bank Jatim juga turut berkontribusi dalam upaya meminimalisir penyebaran virus Covid-19 dengan mendukung dan mengikuti program vaksinasi yang diadakan oleh pemerintah," ujar Busrul Iman saat analyst meeting dalam rangka memberikan keterbukaan informasi bertempat di Kantor Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, Jalan Basuki Rahmat. Busrul Iman menambahkan kegiatan dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting guna memaparkan kinerja keuangan triwulan III Tahun Buku 2021. Ia menyebutkan Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif yaitu tumbuh 6,57% (YoY) atau sebesar Rp. 43,04 triliun. Pertumbuhan kredit di sektor UMKM menjadi penyumbang tertinggi yaitu tumbuh 13,32% (YoY) atau tercatat Rp. 7,32 Triliun. Diikuti oleh pertumbuhan kredit komersial yang tumbuh 10,83% atau tercatat Rp. 11,10 Triliun dan kredit di sektor konsumsi yang tumbuh 2,97% atau tercatat Rp. 24,62 Triliun. Komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode September 2021 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 18,17%, net interest margin (NIM) sebesar 5,09%, dan return on asset (ROA) 2,22%. "Selama pandemi, Bank Jatim juga berperan dalam upaya penanggulangan dampak pandemi dengan menyalurkan Corporate Sosial Responsibility (CSR). Selain itu Bank Jatim juga aktif berpartisipasi dalam mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui restrukturisasi kredit," tutur dia. Sampai dengan September 2021, Bank Jatim telah melakukan restrukturisasi kredit sebesar Rp. 2,8 Triliun atau 6,50% dari total penyaluran kredit Bank Jatim. Di tengah-tengah pandemi Covid-19, Bank Jatim menghadirkan inovasi layanan digital yang diberi nama JConnect, sebuah branding digital banking yang mencerminkan transformasi digital Bank Jatim dengan semangat mengkoneksikan semua kebutuhan dan kemudahan akan akses layanan perbankan. Dengan hadirnya JConnect, pengguna layanan digital Bank Jatim mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya (YoY), pengguna mobile banking mengalami pertumbuhan sebesar 49,8% (YoY). Sedangkan pengguna sms banking dan internet banking juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 34,4% dan 39,6% (YoY). (day)
Aset Bank Jatim Tembus Rp 101 Triliun
Kamis 28-10-2021,16:15 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 10-05-2026,21:18 WIB
DPRD Kota Madiun Soroti Minimnya Kuota SMA Negeri pada SPMB 2026
Minggu 10-05-2026,14:19 WIB
Perangkat Vital Digondol Maling, Traffic Light Jalan Pegirian Padam Total
Minggu 10-05-2026,12:53 WIB
Guru Honorer di Surabaya Setubuhi Siswi di Lab Komputer hingga Toilet Sekolah
Minggu 10-05-2026,19:53 WIB
Pesantren Sepak Bola eLKISI, Cetak Santri Tangguh Berakhlak Juara
Minggu 10-05-2026,11:15 WIB
Rujak Phoria Getarkan SUBEC, Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata Nasional dan Simbol Persatuan
Terkini
Senin 11-05-2026,08:37 WIB
Respons Cepat Call Center 110, Polres Ngawi Berhasil Mediasi Dugaan Percobaan Penganiayaan
Senin 11-05-2026,08:21 WIB
Wujud Pelayanan Humanis, Polwan Polresta Sidoarjo Siaga di Tengah Keramaian Warga
Senin 11-05-2026,07:59 WIB
Indonesia Jadi Incaran Markas Sindikat Scamming Internasional, Ratusan WNA Diringkus
Senin 11-05-2026,07:48 WIB
Pakar Hukum Pidana Sebut Penagihan Agresif Debt Collector Bisa Masuk Ranah Pidana
Senin 11-05-2026,07:28 WIB