SURABAYA - Penyidik Tanjung Perak bersikukuh akan melakukan upaya jemput paksa kepada tiga tersangka jasmas sebelum sidang praperadilan. Hal ini ditegaskan Kasubsi Penyidikan Pidana Khusus M Fadhil mendampingi Kasi Pidsus Dimaz Atmadi, Jumat (30/8). Menurut Fadhil, ini dilakukan di mana dalam penyelesaian kasus tindak pidana korupsi (tipikor) harus diselesaikan secara cepat. “Praperadilan ini diajukan dengan keberadaan tersangka tidak jelas, dan memang pihaknya sampai hari ini belum mengeluarkan surat keterangan daftar pencarian orang (DPO),” jelasnya. Namun, apabila mereka (Ratih Retnowati, Dini Rijanti, dan Syaiful Aidy) tidak ada iktikad baik maka pihaknya akan mengeluarkan surat keterangan DPO. “Ketika DPO dikeluarkan penyidik, maka tentu itu merupakan kekuatan yang besar bagi kami untuk bertindak,” tegas Fadhil. Fadhil menambahkan, ada Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 1 tahun 2018, di mana bagi tersangka yang tidak jelas keberadaannya atau DPO itu tidak punya hak untuk mengajukan praperadilan. “Di Perma sudah sudah jelas. Tapi kami menghormati upaya mereka mengajukan praperadilan, dan ini tidak menghalangi proses penyidikan,” tambahnya. Lanjut Fadhil, untuk berkas ketiga tersangka Sugito, Darmawan, dan Binti Rochmah sudah sekitar 90 persen dan akan segera dilimpahkan ke pengadilan tipikor. “Tapi karena kondisi keberadaan tiga tersangka (Ratih dkk) ini, tapi kami tidak menganggap menghalang-halangi penyidikan jika beriktikad baik. Maka kami akan mengajukan lebih awal terhadap, dua atau tiga tersangka yang kami tahan,” bebernya. Namun, meski ketika keterangan tersangka tersebut dibutuhkan tetapi pihaknya mempunyai konsep lain sehingga sidang terus berjalan tanpa menunggu pemeriksaan Ratih dkk. “Ada konsep lain yaitu in absentia dan itu tidak menjadi masalah,” jelas Fadhil. Rencananya, tambah Fadhil, sidang nanti akan digelar di hari yang sama. Meskipun berkas nantinya dilimpahkan berbeda. “Ini untuk memudahkan kami memanggil saksi untuk sekalian hadir dalam msmberikan keterangan,” pungkas Fadhil. Kemarin, ada 30 ketua RT/RW yang juga dimintai keterangan. Keterangan ini melengkapi berkas dari ketiga tersangka yaitu Ratih Retnowati, Dini Rijanti, dan Syaiful Aidy. (fer/nov)
Jemput Paksa Ratih dkk sebelum Sidang Praperadilan
Sabtu 31-08-2019,08:18 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 05-08-2026,20:56 WIB
Sidang ke-8 Maidi Madiun (5): Direktur Aneka Usaha Ungkap CSR, Voucher BBM hingga Subsidi Kaos
Kamis 06-08-2026,07:59 WIB
Dari Penjual Tahu Kocek hingga Anak Petani, Cerita Haru Mahasiswa KIP-K Dominasi IPK Tertinggi di UIJ
Kamis 06-08-2026,06:33 WIB
Sidang ke-8 Maidi Madiun (6): JPU KPK Ungkap Fakta Sidang Perkuat Dakwaan Gratifikasi
Rabu 05-08-2026,22:12 WIB
Harumkan Situbondo di Piala Dunia Woodball 2026, Peraih Medali Emas Eka Candra Diganjar Bonus Rp15 Juta
Rabu 05-08-2026,18:31 WIB
Jalani Laga Hidup Mati di Singapura, Timnas Garuda Wajib Bangkit Demi Trofi Perdana di Piala AFF 2026
Terkini
Kamis 06-08-2026,15:54 WIB
Bupati Lamongan Luncurkan Salam-Q Genting, Donasi Cegah Stunting Pakai QRIS
Kamis 06-08-2026,15:49 WIB
Wabup Gresik Dorong Penguatan Program JKN untuk Cegah Fraud
Kamis 06-08-2026,15:43 WIB
Jukir Trunojoyo Surabaya Terima Uang Tunai, Dishub Cabut KTA
Kamis 06-08-2026,15:31 WIB
Wasev TMMD ke-129 Tinjau Proyek di Tlemang Lamongan, Bupati: Banyak Desa Antre Jadi Lokasi
Kamis 06-08-2026,15:29 WIB