Pasuruan, memorandum.co.id - Protokol kesehatan ketat diterapkan dalam haul KH Abd Hamid yang ke-40, Sabtu (16/9). Hanya jamaah yang memiliki undangan yang bisa masuk ke lokasi haul di kompleks Pesantren Salafiyah, Kota Pasuruan. Panitia juga hanya menerapkan satu pintu yakni satu gang melalui Jalan Niaga. Di ujung gang masuk pesantren, petugas langsung menanyakan undangan kemudian cek suhu dan penyemprotan disinfektan tangan. Sepanjang lorong gang juga steril sehingga hanya digunakan para tamu untuk menuju lokasi haul. Tepat sebelum masuk pesantren, panitia juga melakukan pengecekan ulang, cek suhu, handsanitizer serta disinfektan tangan. Jemaah yang tak mengenakan masker juga langsung dikasih masker sebelum masuk lokasi haul. Di halaman pesantren Salafiyah yang merupakan lokasi inti haul, kursi berjarak juga diterapkan. “Hari ini saya gemetar melihat banyaknya jemaah. Permohonan maaf saya kalau kurang maksimal dalam membantu pelaksanaan Haul kali ini,” kata Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memberikan sambutan haul. Selain membatasi hanya tamu undangan, di luar lokasi haul, panitia beserta pemerintah kota dan aparat keamanan juga berusaha memecah konsentrasi massa. Caranya, seluruh kendaraan jemaah sudah diberhentikan di titik-titik yang telah ditentukan, misalnya di terminal Blandongan, terminal wisata serta di beberapa titik lainnya. Di lokasi pemberhentian juga disediakan videotron sehingga jamaah tidak perlu mendekati lokasi haul. Cukup melihat tayangan dari videotron. “Kami juga memasang soundsistem dan pengeras suara di 19 titik. Pertigaan, perempatan di 34 kecamatan dan 4 kecamatan dengan jumlah 57 titik juga dipasangi pengeras suara,” kata Gus Ipul. Masjid-masjid besar di Kota Pasuruan juga menggelar video streaming sehingga jemaah juga bisa mengikuti dari masjid-masjid terdekat. “Ada 8 videotron yang kami pasang menyebar di titik-titik yang telah ditentukan,” kata Gus Ipul. Untuk menjaga protokol kesehatan, pemkot Pasuruan juga menyediakan 20.000 masker serta memasang 35 tempat cuci tangan. Sementara itu, haul kali ini relatif tertib dan teratur. Usai haul, juga tidak sampai terjadi penumpukan kendaraan karena proses penyekatan yang dilakukan petugas sangat efektif. Banyak tokoh yang hadir dalam Haul kali ini, di antaranya Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa; Wakil Gubernur Emil Dardak; KH Baharudin Nursalim (Gus Baha); Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar; KH Agoes Ali Masyhuri; serta para ulama dan kiai lainnya. (rul)
Haul Mbah Hamid Lancar dengan Prokes Ketat
Sabtu 16-10-2021,17:24 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,08:20 WIB
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Daftar Film Bioskop April 2026 Paling Lengkap
Minggu 05-04-2026,19:09 WIB
Gelar Muscab, Tujuh Nama Berpotensi Pimpin DPC PKB Jombang
Minggu 05-04-2026,22:29 WIB
Pedagang Melon di Pasar Gede Solo Rasakan Dampak Ekonomi dari Program MBG
Minggu 05-04-2026,19:31 WIB
Desakan Musprov Menguat, Mayoritas Anggota FORKI Jatim Tak Ikuti Kejurprov
Minggu 05-04-2026,19:38 WIB
Bernardo Tavares Takjub Melihat Performa Serba Bisa Riyan Ardiansyah
Terkini
Senin 06-04-2026,18:49 WIB
Prakiraan Cuaca Jatim Selasa 7 April 2026, Hujan Ringan Dominasi Wilayah Kota Surabaya
Senin 06-04-2026,18:35 WIB
Dua Rumah di Kutisari Surabaya Mengalami Kerusakan Akibat Ledakan Industri di Sidoarjo
Senin 06-04-2026,18:01 WIB
Transaksi Ekonomi Kelompok Tani Hutan Jatim Melejit Tembus Rp 367 M, Kuasai 59 Persen Nasional
Senin 06-04-2026,17:53 WIB
Wagub Emil Dardak Pastikan Pasokan Elpiji 3 Kilogram di Surabaya dan Jawa Timur Aman
Senin 06-04-2026,17:43 WIB