Surabaya, memorandum.co.id - Ratusan massa aksi dari Aliansi Penghuni Rumah Tanah dan Negara (APRTN) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Selasa (5/10/2021). Tujuan mereka datang ke kantor legislatif untuk meminta solusi terkait persoalan APRTN dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam hal ini PT KAI DAOP 8 yang memegang wilayah di Surabaya. "Ketua kami (APRTN) dikriminalisasi, dilaporkan oleh PT KAI dengan tuduhan penghasutan. Padahal dia tak ada tendensi apa-apa, hanya membantu mengawal kami yang puluhan tahun ditindas oleh PT KAI," kata Purnomo salah satu peserta aksi. Aksi unras ini didominasi oleh warga Jalan Kalasan, Pacar Keling, yang sejak tahun 2008 lahan tempat tinggal mereka diakui dalam penguasaan PT KAI. Sedangkan ketua APRTN Ahmad Syafii membenarkan bahwa dirinya dilaporkan dengan pasal penghasutan. Selain mencatut namanya juga menyeret anggota pengurus yang lain. "Persoalan ini sudah lama. Dari tahun 2008. PT KAI selalu melakukan cara-cara yang menekan, seperti teror, ancaman, dan sebagainya. Karena itu kami datang ke sini meminta dewan perwakilan rakyat agar memfasilitasi kami dan mengundang PT KAI karena mereka kembali meneror warga," tegasnya. Aksi unras tak berlangsung lama. Ketua DPRD Surabaya kemudian bersedia ditemui perwakilan APRTN. Peserta lantas diminta untuk membubarkan diri. Bahkan Kapolrestabes Surabaya nampak hadir di lokasi. (mg3)
Pengurus Dilaporkan PT KAI, APRTN Demo di DPRD Surabaya
Selasa 05-10-2021,13:22 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 05-05-2026,13:33 WIB
Rombongan Wisatawan Surabaya Diserang di Pantai Wediawu, 6 Mobil Rusak dan 6 Orang Luka-Luka
Selasa 05-05-2026,09:17 WIB
Pemkot Madiun Tunda Proyek Jalan, Tunggu Penyesuaian Anggaran dan Regulasi
Selasa 05-05-2026,20:59 WIB
Patroli Dialogis Polisi Ngawi Perkuat Sinergi Warga Kasreman
Selasa 05-05-2026,15:23 WIB
Uji Lab Ungkap Kontaminasi Kuman pada Makanan MBG di SDN 1 Demangan Kota Madiun
Selasa 05-05-2026,15:45 WIB
Cara Membuat Izin Keramaian di Kepolisian, Mulai dari Hajatan hingga Demo
Terkini
Rabu 06-05-2026,08:54 WIB
Eksistensi Andra Kharisma, Terus Bersinar dengan Karya Semakin Menggoda
Rabu 06-05-2026,08:44 WIB
Kabupaten Malang Masuk Tiga Besar Pelaku Usaha Terbanyak di Jawa Timur
Rabu 06-05-2026,08:15 WIB
Kasus Tangkap-Lepas 3 Pengacara, Polrestabes Surabaya: Isu Tebusan Rp800 Juta Hoaks
Rabu 06-05-2026,08:08 WIB
Mbappe Disorot saat Cedera, Pihak Pemain Tegaskan Komitmen Tetap Maksimal
Rabu 06-05-2026,08:01 WIB