Surabaya, memorandum.co.id - Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati mengungkapkan, ada penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menggembirakan dari pos yang selama ini belum menjadi alternatif retribusi untuk penambahan PAD. "Penambahan itu dari sektor persampahan. Ini perlu diacungi jempol," ujar Aning yang juga Anggota Badan Anggaran DPRD Surabaya ini, Rabu (29/9/2021). Meski demikian, Aning menjelaskan bila Perda Retribusi Persampahan juga perlu dievaluasi karena sudah lebih dari 3 tahun berjalan namun nilainya masih sangat kecil. "Tentunya dibarengi dengan perbaikan pengelolaan sampah yang jauh lebih baik. Di antaranya keberpihakan anggaran pada pengelolaan sampah permukiman. Untuk itu dibutuhkan roadmap pengelolaan sampah, karena menjadi salah satu kunci untuk perbaikan," tandasnya. Lulusan Teknik Lingkungan ITS ini memiliki harapan untuk mewujudkan Surabaya nol sampah. Sehingga menyongsong RPJMD 2021-2026, sektor persampahan perlu dioptimalkan dan lebih baik dari capaian lima tahun sebelumnya. "Selama ini belum ada roadmap yang terukur untuk mewujudkan Surabaya nol sampah. Karenanya pertama yang harus dilakukan yaitu, membentuk RW percontohan di 154 kelurahan. Jadi ada kolaborasi pembinaan kampung Proiklim dari Dinas Lingkungan Hidup dan kolaborasi ketahanan pangan dengan DKPP," jelas politisi dari PKS ini. Kedua, lanjut Aning, pemkot harus men-support sarpras pengelolaan sampah persil tingkat RW. Sebab selama ini, support masih sangat minim, satu RT hanya dijatah satu tong komposter Berikutnya, pembinaan RW lain dalam satu kelurahan oleh RW percontohan. RW percontohan yang dibentuk dan sukses, maka didorong untuk bisa membina RW lain hingga satu kelurahan mampu mengelola sampah mandiri. "Selanjutnya, ini yang paling vital dan fatal yakni, pembuatan Bank Sampah Induk. Ini sangat dibutuhkan karena BSIS yang ada, selama ini banyak mendapat keluhan," tegasnya. Selain itu juga harus ada edukasi melalui sekolah/ parenting wali murid dan Satgas Lingkungan. Begitu pun konservasi Mangrove yang mesti diperhatikan. Dan terakhir, pembentukan sampah kawasan. "Kita harus serius mengawal baik dari sisi anggaran, regulasi, dan pelaksanaan di lapangan. Karena sampah ini bisa menjadi sumber PAD sekaligus pemberdayaan masyarakat yang sangat memungkinkan untuk diwujudkan," pungkas Sekretaris Fraksi PKS ini. (mg3)
Sampah Surabaya Sumbang PAD, Dewan Dorong Optimalisasi
Rabu 29-09-2021,10:08 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 01-05-2026,18:53 WIB
Jatanras Polda Jatim Libas Sindikat Pencurian Motor dan Mobil di Pasuruan
Jumat 01-05-2026,15:09 WIB
Atasi Kecanduan Scrolling, Ekstensi Cat Gatekeeper Hadirkan Kucing Oranye Sebagai Penjaga Fokus Anda
Jumat 01-05-2026,21:19 WIB
Amankan Aksi May Day di Surabaya, 1.058 Personel Gabungan Gelar Apel Konsolidasi
Jumat 01-05-2026,17:59 WIB
Usai Aksi Damai May Day 2026, Pemprov Jatim dan Buruh Capai Kesepakatan Satu Suara
Terkini
Sabtu 02-05-2026,10:57 WIB
Hardiknas 2026, Kakanwil Kemenag Jatim Tekankan Pendidikan Berbasis Karakter dan Sistem 'Among'
Sabtu 02-05-2026,10:29 WIB
Gebrakan Kejari Jember: Baru Menjabat, Dr. Yadyn Langsung Tingkatkan Status Perkara Korupsi Bank Jatim
Sabtu 02-05-2026,09:52 WIB
Desak PSSI Pusat, Forum Sepak Bola Jatim Tuntut Kongres Pemilihan Segera Digelar
Sabtu 02-05-2026,09:15 WIB
Daeng Banna 'Serbu' Lidah Surabaya, Rasa Makassar Tak Mau Sekadar Jadi Pelengkap di Gayungsari Barat
Sabtu 02-05-2026,08:18 WIB