Malang, memorandum.co.id - Polresta Malang Kota segera merilis kasus dugaan pembunuhan di Jalan Emprit Mas, RT 04/RW 10, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Penyampaian hasil penyelidikan itu, masih menunggu hasil autopsi rumah sakit. Untuk itu, jenazah korban, Ratna Darumi (56), diautopsi terlebih dahulu sebelum dikremasi. "Segera akan kita rilis. Kita masih menunggu hasil autopsi," terang Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, Jumat (24/9/2021). Hasil autopsi itu, lanjut kapolresta, adalah untuk kesesuaian penyebab kematian korban. Karena perbuatan dia (tersangka) memukul berapa kali, harus dibuktikan dengan kondisi korban. Hasil lab itu, lanjutnya, bisa dari darah di kuku, maupun bercak darah di baju. Namun, paling utama autopsi. Pukulan itu benar apa tidak dan dampaknya sesuai. "Sebelum dikremasi di autopsi dulu, sehingga tidak membongkar makam. Jadi keterangan tersangka kita lakukan persesuaian sciencetific identification," lanjutnya. Disinggung terkait pelaku, kapolresta mengaku, jika tersangka sudah mengakui. Selain itu, korban merupakan istri siri dari tersangka. "Pelaku sudah mengakui, sudah di sini (polresta, red). Kita lakukan pemeriksaan, hari Senin, Selasa. Sudah kita lakukan penahanan," lanjutnya. Sementara itu, Kasatreskrim AKP Tinton Riambodo menjelaskan, pihaknya mengkoordinasikan dengan rumah sakit. "Hari ini kita koordinasikan dengan rumah sakit, kalau memang hari ini bisa keluar siang bisa kita rilis," terangnya. Sebelumnya, jenazah korban ditemukan anaknya, di kamar mandi rumah, Sabtu (18/9/2021) dini hari. Muncul dugaan, jika korban tewas dengan tidak wajar atau terjadi pembunuhan. Dari kejadian itu, teman maupun anak korban mencurigai seseorang. Kecurigaan itu, mengarah kepada SF (56), yang dari informasi yang diperoleh adalah suami korban. (edr/fer)
Tunggu Hasil Autopsi, Polisi segera Rilis Pembunuhan
Jumat 24-09-2021,20:49 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,11:25 WIB
Miras Berbagai Merek Dioplos, Akademis Unusa Ungkap Bahaya hingga Risiko Kematian
Selasa 06-10-2026,10:09 WIB
Tabung Elpiji 50 Kg Meledak di Ruko San Antonio Pakuwon City, 5 Korban Luka Bakar 1 Kritis
Selasa 06-10-2026,10:06 WIB
REI Madiun Keluhkan Empat Kendala Investasi Perumahan, Pemkot Siapkan Tim Khusus
Selasa 06-10-2026,08:31 WIB
Gandeng Peradi SAI Surabaya, Kapolrestabes Gelar Fun Run 5K Bertabur Doorprize dan Hadiah Umrah
Selasa 06-10-2026,06:05 WIB
Cinta Menyamar Jadi Ketakutan (2): Menolak Jadi Juru Selamat di Atas Reruntuhan Jiwa
Terkini
Rabu 07-10-2026,02:15 WIB
Presiden Prabowo Siagakan 70 Ribu Polisi Hutan Cegah Penjarahan Liar
Rabu 07-10-2026,02:03 WIB
Wujudkan Niat ke Tanah Suci, Memorandum Gelar Haji Umrah Expo 2026 di Surabaya Plaza
Rabu 07-10-2026,01:21 WIB
Rp 13,2 T Kekayaan Negara Diselamatkan, Prabowo Bakal Alokasikan untuk Gaji Guru dan Irigasi
Rabu 07-10-2026,01:10 WIB
Transformasi Layanan Imigrasi di Jakarta Dongkrak PNBP Rp 10,45 Triliun
Rabu 07-10-2026,00:05 WIB