Gresik, memorandum.co.id - Proyek saluran air di tepi Jalan KH Syafii, Kecamatan Manyar, kerap menimbulkan kemacetan. Untuk mengurai lalu lintas agar berjalan lancar, anggota Satlantas Polres Gresik pun diterjunkan, Minggu (19/9/2021). Sejumlah polisi bersiaga di lokasi mengatur lalu lalang kendaraan. Sebab, di lokasi terdapat alat berat yang memakan sebagian badan jalan. Selain itu, proyek saluran air juga membuat jalan semakin sempit. Banyak material di tepian jalan. Pengaturan lalu lintas itu dipimpin Kanitturjawali Iptu Darwoyo. Menurutnya, hal ini sudah menjadi kewajiban untuk membantu kelancaran lalu lintas bagi para pengendara. "Kami ingin memastikan lalu lintas berjalan lancar meskipun sedang ada proyek. Kami juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendara," kata perwira dengan dua balok di pundak tersebut. Sebagai catatan, mulai 20 September 2021, kepolisian akan menggelar Operasi Patuh Semeru 2021. Sasarannya masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas. Lokasi rawan, GAR, kecelakaan dan kerumunan. Masyarakat tidak disiplin prokes Covid-19 dan kegiatan berpotensi kerumunan. (and/har/fer)
Sering Macet Gegara Proyek, Satlantas Polres Gresik Atur Lalin
Minggu 19-09-2021,19:49 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 05-08-2026,07:11 WIB
Sidang ke-8 Maidi Madiun Cs (3): Noor Aflah Ungkap Pemanfaatan CSR untuk Program Smart City
Rabu 05-08-2026,07:29 WIB
Pemkab Jombang Nonaktifkan Hartono Kepala Bapperida, Diminta Tuntaskan Polemik KPRI Sejahtera
Rabu 05-08-2026,06:50 WIB
Kapolres Kediri Kota Kunjungi Ketua Umum MUI Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Rabu 05-08-2026,10:45 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Serap Aspirasi Warga Kartoharjo, Pengelolaan Sampah Jadi Sorotan Utama
Terkini
Rabu 05-08-2026,23:23 WIB
Wakapolri Dorong Personel Polri Kembangkan Kompetensi Diri demi Inovasi untuk Masyarakat
Rabu 05-08-2026,23:20 WIB
KPK dan Kemendagri Mulai Pembekalan Antikorupsi di 10 Wilayah untuk Kepala Daerah
Rabu 05-08-2026,22:12 WIB
Harumkan Situbondo di Piala Dunia Woodball 2026, Peraih Medali Emas Eka Candra Diganjar Bonus Rp15 Juta
Rabu 05-08-2026,21:54 WIB