Surabaya, memoradum.co.id - Meski tambahan 7.075 kuota di tahap dua baru masuk per 3 Agustus, Kantor Pertanahan (kantah) Kota Surabaya 1 optimistis target total 7.775 sertifikat program PTSL (pendaftaran tanah sistematis lengkap) tahun anggaran 2021 rampung di bulan Oktober. Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya 1, Kartono Agustiyanto mengatakan, untuk menyelesaikan sertifikat itu pihaknya akan melakukan upaya-upaya strategis dengan jajarannya untuk bisa tepat waktu. “Target pertama 700 sertifikat sudah kami selesaikan bulan Mei. Lalu kami mengusulkan kembali tambahannya, dan baru bisa dimulai yang 7.075 bidang itu per 3 Agustus kemarin. Oktober ditargetkan harus selesai. Tetapi kita tetap berpacu dengan waktu, mudah-mudahan bisa terkejar dengan segala upaya,” ujar mantan Kabid Infrastruktur dan Pertanahan (IP) Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah itu optimis, Senin (30/8), di kantornya. Lanjutnya, untuk bisa memenuhi terget tersebut menurutnya tidak gampang. Mengingat, Kota Surabaya yang sudah cukup padat, sangat sulit mencari tanah-tanah yang belum bersertifikat. “Lebih sulit karena memang kondisi di Surabaya sudah cukup padat, ketimbang yang masih berupa lahan kosong,” beber Kartono. Namun, dalam program PTSL ini menurutnya tidak hanya sekadar penyertifikatan bidang tanah dari pendaftaran pertama kali (alas hak Petok-D) menjadi sertifikat. Tetapi, di dalam pelaksanaan PTSL, BPN punya tugas memperbaiki data dan menyelesaikan permasalahan. “Misal di tengah perjalanan, tim menemukan persoalan yang belum sampai final atau pengadilan, itu juga harus dipikirkan. Di kami, persoalan ini masuk kategori K2, itu istilah di kami. Tetapi, kita tetap memprosesnya, tidak sampai terbit sertfikat karena masih berperkara. Bisa jadi, kami juga akan memperbaiki sertifikat yang sudah ada. misal belum dipetakan, dan perlu dibetulkan data lainnya. Itu masuk kategori K4, sudah ada sertifikat tapi perlu perbaikan. Bisa jadi hanya sebatas dipetakan saja, masuk kategori K3. Kalau k1 sudah bersertifikat, dan nggak ada masalah. Itu bdanya,” urai Kartono. Untuk tambahan kuota 7.075 ini diberikan kepada 11 kelurahan meliputi Kelurahan Pakis, Sambikerep, Dukuh Pakis, Jemur Wonosari, Sawahan, Banyuurip, Putat Jaya, Karah, Kandangan, Lontar, dan Dr Sutomo. “Kemarin ada 11 kelurahan, yang aktif baru 10 kelurahan. Karena untuk Kelurahan Pakis ini harus berhati-hati, karena ada aset Pertamina, aset Pemkot Surabaya dan lainnya. Itu yang mungkin agak perlu ekstra ketelitian. Tapi, seandainya di salah satu kelurahan tidak mencukupi target, kita bisa nambah penlok (penetapan lokasi),” pungkasnya. Sekadar diketahui, hingga tahun 2021 ini, Kantah Kota Surabaya 1 telah memetakan sebanyak 50 ribu bidang tanah. Pemetaan ini akan memudahkan penataan tanah-tanah untuk meminimalisir persoalan. (mik)
Kantah Surabaya 1 Targetkan 7.775 Sertifikat PTSL Selesai Oktober
Senin 30-08-2021,09:10 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 08-05-2026,21:46 WIB
Lapas Arjasa Sumenep Deklarasikan Pemasyarakatan Bersih Narkoba dan HP Ilegal
Jumat 08-05-2026,21:59 WIB
Dinsos Jatim Pulangkan Enam Orang Telantar Disabilitas Mental ke Jawa Barat
Sabtu 09-05-2026,06:01 WIB
Antisipasi Banjir, Pemkot Surabaya Bangun 8 Rumah Pompa Baru di Titik Strategis
Sabtu 09-05-2026,07:56 WIB
7 Bulan Disekap, Uang Rp2 Miliar Dikuras Pacar Anak
Sabtu 09-05-2026,08:36 WIB
Berawal dari Laporan Penculikan, Kasus Scamming Internasional di Surabaya Terbongkar
Terkini
Sabtu 09-05-2026,21:30 WIB
PJT 1 Terapkan Aturan Baru Gate Portal di Kawasan Bendungan Lahor Malang
Sabtu 09-05-2026,21:24 WIB
Persis Solo vs Persebaya Surabaya Berakhir Imbang Tanpa Gol, Bajol Ijo Bawa Pulang 1 Poin
Sabtu 09-05-2026,20:56 WIB
Personel Ditpolairud Polda Jatim Raih Juara Geswara Fun Run 5K di Pamekasan
Sabtu 09-05-2026,20:45 WIB
Kemensos Dorong Revitalisasi Panti Asuhan di Jatim, Data Akurat Jadi Kunci Layanan Sosial
Sabtu 09-05-2026,20:40 WIB