Surabaya, memorandum.co.id - Guna mendukung langkah pemerintah terkait percepatan vaksinasi Covid-19, Polda Jatim berencana menerapkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. Itu diungkapkan Irjenpol Nico melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko. Nantinya, melalui aplikasi yang telah diunduh di ponsel pintar itu, bakal jadi syarat untuk memasuki Mako. "Nanti diterapkan menjadi syarat bagi siapa pun, baik anggota maupun masyarakat umum yang masuk ke dalam mako polda sampai tingkat polsek," ungkap Gatot, Selasa (24/8)siang. Ini dilakukan supaya anggota maupun masyarakat umum yang berkunjung di kantor polisi, dipastikan telah mengikuti vaksinasi Covid-19. Ini untuk saling menjaga satu sama lain terhadap paparan Covid-19. Rencananya, barcode tersebut akan disediakan di pintu masuk mako. Anggota atau masyarakat umum dapat melakukan scan barcode tersebut menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. "Harus di scan barcode vaksin Covid-19 menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Jadi, syarat menunjukan keterangan vaksin tidak hanya di mal saja, masuk kantor polisi juga wajib sudah di vaksin," pungkas alumnus AKPOL 1991 itu.(fdn)
Rencana Terapkan Scan Barcode di Setiap Markas Kepolisian
Selasa 24-08-2021,18:11 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 24-06-2026,18:10 WIB
Kombespol Ganis Setyaningrum Raih Doktor Unair, Tegaskan Peran Strategis Polwan
Rabu 24-06-2026,16:10 WIB
Warga Jember Protes Wisata Kali Jompo, Pemdes Klungkung Terima Tuntutan Penutupan
Rabu 24-06-2026,07:13 WIB
Kapolres Kediri Kota Hadiri Haul Akbar 2026 Ponpes Al Falah Ploso Bersama Ribuan Jemaah
Rabu 24-06-2026,08:24 WIB
Mobile JKN Permudah Akses Layanan Kesehatan bagi Generasi Muda
Terkini
Rabu 24-06-2026,22:54 WIB
Persepsi Masyarakat dalam Kolaborasi Tripartit Pengelolaan Trans Jatim di Malang Raya
Rabu 24-06-2026,21:34 WIB
Kortas Tipikor Geledah Bea Cukai Juanda Sidoarjo, Usut Dugaan Jaringan HP Ilegal Jalur Udara
Rabu 24-06-2026,21:27 WIB
Saksi Korban Ungkap Kerugian Rp440 Juta dalam Sidang Dugaan Penipuan Investasi di Surabaya
Rabu 24-06-2026,21:21 WIB
Karyawan Toko Buah di Babat Lamongan Dipolisikan, Diduga Gelapkan Rp71,6 Juta
Rabu 24-06-2026,21:07 WIB