Surabaya, Memorandum.co.id - Pengusaha nakal yang meraup keuntungan besar di tengah musibah covid perlu ditindak tegas. Mereka mengisap darah di tengah penderitaan rakyat yang situasinya serba kesulitan. Anggota Fraksi PAN DPRD Jatim, Basuki Babussalam mengaku banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait ulah pengusaha nakal atau rente. "Mereka semakin terang-terangan," ujar Basuki. Bahkan tidak jarang, pengusaha nakal ini masuk dalam program pemerintah dengan tujuan memperkaya diri. “Mereka perlu diblacklist dari semua program pemerintah bahkan kalau terbukti melanggar pemerintah harus berani mempidanakan mereka,” ujar Basuki Politisi Indrapura ini melihat adanya penguasa rente yang mengisap darah rakyat di tengah pandemi. “Sejak pandemi muncul, mulai keributan soal masker, hand sanitaiser, sampai hari ini keributan soal tes swab PCR, semuanya membebani rakyat. Pemerintah perlu melacak. Kalau ketahuan blacklist dan pidanakan. Tidak elok ada orang jumawa dalam tangis negeri yang begitu memilukan,” tegas Basuki Babussalam yang juga anggota Komisi E DPRD Jawa Timur ini. Basuki mendorong semua instansi pemerintah dan rumah sakit negeri dan swasta untuk tidak memberi ruang bagi pengusaha hitam yang sudah dzalim kepada masyarakat dan negara di masa pandemi ini. “Kita dorong pemerintah bergerak," tegas dia. (day)
DPRD Jatim: Pidanakan Pengusaha Nakal yang Manfaatkan Pendemi
Sabtu 21-08-2021,10:52 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 06-10-2026,20:46 WIB
Moratorium Diskotek Surabaya Dikritik Hiperhu, Minta Pemkot Terapkan Izin Selektif
Selasa 06-10-2026,20:53 WIB
Kejari Lamongan Tahan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Tanah Negara Pantai Paciran
Selasa 06-10-2026,20:59 WIB
Estafet Kepemimpinan, Bakom RI Siap Jembatani Aspirasi Rakyat dan Pemerintah
Rabu 07-10-2026,05:15 WIB
Presiden Prabowo Siagakan 70 Ribu Polisi Hutan Cegah Penjarahan Liar
Selasa 06-10-2026,20:44 WIB
Minibus Tabrak Motor di Nganjuk, Pengendara Kritis Balita Meregang Nyawa
Terkini
Rabu 07-10-2026,18:57 WIB
Tagihan 22 Toko Senilai Rp319 Juta Tak Masuk Kas Perusahaan, Ronaldy Diseret ke Meja Hijau
Rabu 07-10-2026,18:54 WIB
Antrean Rutilahu Surabaya Capai 29 Ribu Unit, Rumah Rusak Berat Desil 1-2 Jadi Prioritas
Rabu 07-10-2026,18:51 WIB
Ar Roudloh Global Tour & Travel Langsung Closing 3 jemaah di Hari Pertama Haji Umrah Expo 2026
Rabu 07-10-2026,18:45 WIB
Lontarkan Dugaan Candaan Berbau Pelecehan Verbal, Dosen UPN Veteran Jatim di Nonaktifkan
Rabu 07-10-2026,18:38 WIB