Surabaya, Memorandum.co.id - Di tengah kesulitan ekonomi saat pandemi lantaran mobilitas terbatas tidak membuat Arip Purwanto (39) menyerah. Toko alat gunung yang digelutinya sejak enam tahun lalu nyaris tanpa pemasukan sejak Maret 2020 lalu. Bisnis kecil yang digelutinya bersama sang istri itu sangat berhubungan dengan mobilitas dan pariwisata olahraga alam bebas. "Sejak pandemi ditambah kebijakan pemerintah, praktis usaha saya macet karena jarang sekali orang mendaki gunung," kata pria asal Sukomanunggal itu. Pria berambut gondrong itu menyebut jika sebelum pandemi, toko dan persewaan alat gunung itu bisa didatangi puluhan pembeli. Namun sejak pandemi, dia mengaku lebih sering tutup karena tidak ada pengunjung di tokonya. "Sering tutup. Sesekali buka kalau ada janji sama konsumen. Ya disyukuri saja karena memang pandemi ini siapapun terimbas," imbuh pria yang berprofesi sebagai jurnalis salah satu stasiun televisi swasta itu. Meski demikian, dia tak patah semangat. Dua minggu terkahir tokonya rajin dibuka dan lebih banyak melayani pembeli online. Bahkan, guna menumbuhkan optimisme, Arip memasang bendera merah putih di depan tokonya. "Ini untuk semangatin diri saja. Momen kebangkitan kalau bagi saya. Berjuang nafkahi keluarga meski kondisi masih sangat sulit," ucap Arip sambil tersenyum. Menurut Arip, segala bentuk kebijakan pemerintah memang tidak bisa serta merta berdampak baik bagi seluruh rakyat. Namun, dia yakin. Di tengah pandemi, program yang dikeluarkan adalah kebijakan yang terbaik untuk keselamatan masyarakat. "Kebijakan PPKM misalnya, kalau dilihat dari segi ekonomi tentu sangat membuat kami menjerit. Kalau dilihat dari segi kesehatan ini cukup efektif mengurangi mobilitas, menertibkan yang belum tertib agar selamat," pungkas dia.(fdn)
Kibarkan Bendera Merah Putih, Toko Outdoor Tetap Semangat Hadapi Pandemi
Senin 02-08-2021,13:42 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 23-10-2026,05:05 WIB
Terlilit Utang Puluhan Juta Picu Perampokan Sadis Toko Mas Murni Jember, Dua Pelaku Dibekuk Resmob Kalong
Jumat 23-10-2026,11:49 WIB
Palsukan Dokumen Truk Demi Kredit Rp180 Juta, Perempuan Asal Tulungagung Dituntut 3 Tahun Penjara
Jumat 23-10-2026,07:47 WIB
Kapolresta Sidoarjo Silaturahmi ke Kajari, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum
Jumat 23-10-2026,06:59 WIB
Skandal Korupsi Makan Minum DPRD Jember, Mantan Sekwan Sutiyoso Susul Politisi ke Lapas
Terkini
Sabtu 24-10-2026,03:07 WIB
Sampah Elektronik Menumpuk, Ini Cara Daur Ulang untuk Cegah Pencemaran
Sabtu 24-10-2026,01:54 WIB
Polda Jawa Timur Luncurkan SEKAR JATIM, Pengguna Narkotika Diarahkan ke Rehabilitasi
Sabtu 24-10-2026,01:08 WIB
Komunitas IJC Lumajang Mantapkan Deklarasi 9 November, 21 Awak Media dan 3 Advokat Bergabung
Sabtu 24-10-2026,00:09 WIB
Kapolri Ungkap 243 Orang dan 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla
Jumat 23-10-2026,23:17 WIB