Malang, memorandum.co.id - Pentingnya rencana pengamanan air minum (RPAM) dalam meningkatkan kualitas pelayanan oleh BUMD, Perumda Tugu Tirta sharing ilmu sebagai narasumber dalam Bimtek & Pendampingan Penerapan RPAM yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian PUPR, Selasa (27/7/21). Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, M Nor Muhlas berkesempatan memaparkan best practice dan implementasi RPAM. "Salah satu poin keuntungan bagi kami, yakni kami bersyukur dianugerahi air berkualitas dari sumber-sumber yang ada. Sehingga tidak perlu menggunakan treatment lengkap, hanya desinfeksi menggunakan gas chlor," terang Muhlas membuka paparannya. Kelebihan tersebut ditunjang sistem distribusi menggunakan sistem DMA dengan memanfaatkan 42 unit reservoir, elevasi wilayah pelayanan yang fluktuatif serta kontinuitas pelayanan 24 jam pada tekanan 0,5 bar. "Kami melakukan RPAM Continues Improvement sehingga bisa melakukan sistem RPAM terintegrasi dan berbasis IT. Ada integrasi dokumen RPAM dengan sistem IT eksisting sebagai bentuk monitoring operasional. Kami membuat sistem SCADA 24/7 sebagai command center untuk monitoring secara online," beber Muhlas. Sejumlah tantangan yang dihadapi, tak menyurutkan semangat Tugu Tirta dalam mengawal pelaksanaan RPAM. "Keterbatasan anggaran tidak menjadikan kami mengurungkan niat mengembangkan RPAM. Ada skala prioritas yang dipertimbangkan setelah menganalisa prioritas resiko. Tentu saja masing-masing daerah memiliki problematika yang tidak sama, maka prioritas resikonya juga berbeda. Sehingga dari situlah kami bisa mengambil keputusan terkait RPAM," urainya. Karenanya, sejak 'berkenalan' dengan RPAM pada medio 2012, Tugu Tirta bisa menjalankannya dan menjadi salah satu pilot project nasional hingga sekarang. Muhlas pun memaparkan banyak manfaat RPAM, diantaranya, bisa mengetahui potensi kejadian bahaya yang mempunyai resiko paling besar di SPAM, membuat kinerja SPAM lebih handal, meningkatkan kinerja pelayanan dengan preventive action, menjamin pemenuhan target air minum aman sesuai standar Permenkes serta dapat menjadi dasar pengambilan keputusan untuk pelaksanaan prioritas. Pada bimtek ini, Ketua Tim RPAM Tugu Tirta, Dra Nanis Setiari, MM juga berkesempatan menjelaskan tambahan materi pengenalan RPAM. Nanis menjelaskan mengenai dasar pelaksanaan RPAM, regulasi pendukung, frame work RPAM, ikhtisar RPAM hingga diagram proses RPAM. Dia juga memaparkan alasan perlunya pelaksanaan RPAM dikawal secara tepat guna. "Karena berkaitan erat dengan peningkatan kesehatan masyarakat. Sifat air yang mengandung mikro organisme di dalamnya berpotensi membawa penyakit. Hal ini berdampak terjadinya diare yang menjadi peringkat ke-7 penyebab kematian serta penyebab stunting pada balita," ujar Nanis. Perempuan yang menjabat Manajer Pengawasan Kerja (Wasker) Tugu Tirta itu menambahkan RPAM juga penting karena berdasarkan evaluasi kinerja per 2019, sebanyak 380 PDAM di Indonesia belum bisa memenuhi unsur kontinutitas dan level tekanan. Begitu pula untuk tingkat kehilangan air atau NRW masih tinggi, yakni rata rata 33,75%. “Padahal standar NRW 20% dengan asumsi kehilangan air karena kebocoran-kebocoran kecil di pelanggan," jelasnya. Bimtek ini akan diselenggarakan virtual selama empat hari, mulai Selasa (27/7/21) hingga Jumat (30/7/21), dengan diikuti lintas kementerian dan lembaga, pemda dan penyelenggara SPAM serta mitra kerja di bidang air minum. Diharapkan dapat meningkatkan pemahaman PDAM terkait RPAM serta diharapkan dapat menerapkan RPAM di lingkup PDAM secara tepat. (*/ari)
Bimtek Direktorat Air Minum Kementerian PUPR, Dirut Tugu Tirta Paparan Ini
Selasa 27-07-2021,16:58 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-02-2026,14:26 WIB
12 Bukber All You Can Eat di Surabaya Ramadan 2026, Lengkap Harga dan Lokasi
Kamis 19-02-2026,15:49 WIB
Bareskrim Polri Geledah Rumah di Surabaya, Usut TPPU Tambang Emas Ilegal Beromzet Rp25,8 Triliun
Kamis 19-02-2026,10:03 WIB
Bahaya Langsung Tidur setelah Sahur, Picu GERD dan Asam Lambung Naik
Kamis 19-02-2026,17:34 WIB
Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Ombudsman Jatim atas Tata Kelola Bebas Maladministrasi
Kamis 19-02-2026,13:17 WIB
PT TUN Jakarta Menangkan Banding PB IKA PMII, Slamet Ariyadi dan Akhmad Muqowam Ajak Bersatu Majukan Bangsa!
Terkini
Jumat 20-02-2026,07:00 WIB
Tekanan Level Dewa! Postecoglou Sebut Kursi Pelatih Manchester United Paling Berat di Dunia
Jumat 20-02-2026,06:44 WIB
Kisah Phienta Mutiara Simangunsong, Anggap Model Bukan Sekadar Soal Gaya
Jumat 20-02-2026,06:32 WIB
Bhabinkamtibmas Polsek Rungkut Kidul Gelar Cangkrukan, Matangkan Pengamanan Ibadah Ramadan
Jumat 20-02-2026,06:00 WIB