SURABAYA - Rencana Dinas Perdagangan Kota Surabaya menertibkan pasar buah di Jalan Tanjungsari 77, ditolak pedagang di sana. Hal itu terungkap pada rapat koordinasi dan mediasi antara pedagang dengan dinas perdagangan di ruang Karang Jamuang, Gedung Pelindo III, Selasa (30/7). Meski begitu, hingga saat ini pedagang masih beraktivitas seperti biasa. Mereka tetap berjualan seperti biasa dan tidak terpengaruh dengan adanya rencana penertiban itu. Mereka beralasan aktivitas tersebut untuk memenuhi kebutuhan kehidupan pedagang. Joko Hendro Purnomo, pedagang buah di sana, mengaku kecewa dengan tindakan pemerintah kota yang membekukan pasar buah tradisional. Pasalnya, jika itu dilakukan akan berimbas pada nasib 40 pedagang yang mengais rizeki di sana. "Kami minta pasar buah di Tanjungsari 77 tetap dibuka dan dinas perdagangan memudahkan perizinan pasar di tempat kami. Tolong jangan dipersulit," kata Joko Hendro Purnomo. Atas rencana penertiban dan pembekuan pasar itu, para pedagang buah mengambil melalui jalur hukum. Yaitu mengajukan gugatan pemkot ke PTUN. “Kami menolak dipindah. Sama saja itu menggali kubur buat pedagang karena akan berimbas pada omset penjualan. Meski dapat berjualan, tapi kita tidak dapat untung,” tegas Joko Hendro Purnomo. Sementara pengelolah pasar Tanjungsari 77, Ismail mengungkapkan, Pasar Buah Tanjungsari sudah berizin. Menurut pedagang, Pasar Tanjungsari pernah ditutup satpol PP pada 2015. "Sejak ditutup itu, kami langsung mengurus izin. Izin kita gudang,’’ terang Ismail. Menurut Ismail, jumlah total pedagang di tiga pasar itu sekitar 40 lebih. Menurutnya, awal mula persoalan ini adanya tendensi intervsi wali kota kepada kepala dinas untuk menghambat perizinan kita. "Kita sudah memiliki izin, namun gudang. Sesuai izin kita harus melakukan izin pasar, namun ada penolakan dari dinas perdagangan. Maka kita siasati perizinan itu menjadi gudang. Supaya aktifitas perdagangan bisa berjalan," jelas dia. Sementara itu, Dinas Perdagangan masih menganggap pedagang buah di kawasan Tanjungsari ilegal. Menurut mereka, tidak mempunyai izin pasar. ’’Izin mereka bukan pasar, tapi gudang,” ucap perwakilan dinas terkait yang enggan disebutkan namanya. (alf/udi)
Pedagang Tolak Penertiban Pasar Buah Tanjungsari 77
Selasa 30-07-2019,14:18 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-12-2024,14:27 WIB
Lebih dari 22.470 Masyarakat Gunakan Kereta Api pada Libur Nataru 2024/2025
Sabtu 21-12-2024,13:19 WIB
Cuaca Ekstrem, Polisi Jaga Keamanan Libur Nataru di Wisata Perairan Sidoarjo
Sabtu 21-12-2024,20:04 WIB
Hambat Pemulihan Ekonomi, DPRD Kota Surabaya Desak OJK Hapus Kolekbilitas Pinjaman Dibawah 5 Juta
Sabtu 21-12-2024,13:52 WIB
Jatim Borong 4 Penghargaan di APBD Award 2024, Bukti Komitmen Pengelolaan Anggaran Akuntabel dan Efisien
Sabtu 21-12-2024,18:27 WIB
Razia Gabungan di RHU Surabaya Barat, 93 Pengunjung Negatif Narkoba
Terkini
Minggu 22-12-2024,11:09 WIB
Bersama Jaga Keamanan, Polsek Gayungan dan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Natal
Minggu 22-12-2024,10:49 WIB
Puncak Cuaca Ekstrem, Kapolres Bangkalan Ingatkan Anggota Siaga Bencana Hidrometeorologi
Minggu 22-12-2024,10:38 WIB
Semangat Patriotisme, Lagu Indonesia Raya Mengiringi Langkah Sehat BIMA Onthelis Mania Ambulu
Minggu 22-12-2024,10:07 WIB
Antisipasi Banjir, Polsek dan Koramil Buduran Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Sungai
Minggu 22-12-2024,09:59 WIB