Lamongan, Memorandum - Properti pocong yang terletak di Alun-alun Lamongan dicuri oleh empat pelaku. Hal tersebut terungkap saat Polres Lamongan menggelar konferensi pers di Mapolres Lamongan, Sabtu (10/7/2021). Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana mengatakan, apa yang dilakukan para tersangka adalah bentuk pelanggaran karena pocong itu dibuat sebagai sarana edukasi masyarakat di masa Pandemi Covid-19. Pocong tersebut sengaja dipasang Polres Lamongan demi mengampanyekan Prokes dan PPKM Darurat. "Ini hasil respon cepat anggota kami. Ini adalah tindakan yang merugikan, karena pocong ini digunakan sebagai media informasi dan edukasi masyarakat di mana saat ini suasana masih darurat pandemi Covid-19," terang Miko. Miko awalnya mengharapkan dari alat peraga pocong itu masyarakat menjadi mengerti dan sadar terkait situasi yang masih darurat Covid-19. Ia juga mengatakan, siapa saja yang mengganggu terkait dengan penangangan Covid-19 akan ditindak tegas. "Sementara kasus ini masih kami dalami. Terkait motivasi sebenarnya apa, modusnya apa, serta hal-hal lainnya," imbuhnya. Sebelumnya, beredar video rekaman CCTV yang viral di media sosial terkait aksi maling pocong di alun-alun Lamongan. Pada hari Jumat pukul 1 dinihari, tersangka BA dan MA mengambil pocong ini di sudut alun-alun Lamongan. Disusul berikutnya dicuri lagi properti pocong yang lain oleh ACF dan FK yang masih di bawah umur. ACF dan FK awalnya berniat mendatangi pocong untuk berfoto namun setelah mengetahui pelaku sebelumnya membawa pergi, akhirnya FK mengajak temannya ACF membawa pulang pocong dan disimpan di talang air rumah. Saat mengetahui mereka viral di media sosial, pelaku berniat untuk mengembalikan pocong, namun pada saat yang sama anggota Satreskrim dan Tim Jaka Tingkir berhasil menghentikan mereka. "Kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan pasal yang ditersangkakan dan akan mau dikemanakan kasus ini, kami harap teman-teman bersabar karena pemeriksaan belum selesai," ujarnya. Sementara menurut pengakuan para tersangka, mereka mencuri pocong tersebut spontanitas dan hanya iseng untuk menakuti-nakuti temannya dengan pocong. Seperti diketahui, di alun-alun Lamongan ada 3 pocong yang berdiri di samping banner besar yang bertuliskan "61.140 Orang Meninggal karena Covid-19 di Indonesia, Mau Gabung?" Selain itu juga ada 3 keranda mayat yang bertuliskan "Mati Karena Corona". "Kami harap, ini adalah kejadian terakhir. Dan ini menjadi pembelajaran kita bersama. Bahwa ini saatnya kita perlu kerjasama pemerintah, aparat dan masyarakat untuk menangani pandemi ini," tegas Kapolres Lamongan. (nas/har)
Maling Pocong Ditangkap Polres Lamongan
Sabtu 10-07-2021,15:10 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,18:12 WIB
MUI Jatim Haramkan Penggunaan Rokok Elektrik di Ruang Publik
Kamis 16-07-2026,18:14 WIB
Polisi Gagalkan Tawuran Tujuh ABG di Surabaya, Satu Pelaku Residivis
Kamis 16-07-2026,21:56 WIB
TNI AD Investigasi Penyebab Ledakan Gudang Munisi di Madiun
Kamis 16-07-2026,19:15 WIB
Petaka Menu Makan Bergizi Gratis di Jember, 29 Siswa Tumbang Usai Santap Capcay Telur Puyuh
Kamis 16-07-2026,21:52 WIB
Bakar Daun Tebu Kering, Nenek di Blitar Tewas Terjebak Kobaran Api
Terkini
Jumat 17-07-2026,17:52 WIB
Luruskan Isu Defisit 3 RSUD, Pemkab Situbondo: Hanya Dampak Sistem Akuntansi BLUD
Jumat 17-07-2026,17:46 WIB
Melalui Kegiatan MPLS, Danramil Lumajang Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Disiplin Pelajar
Jumat 17-07-2026,17:40 WIB
Kinerja Pelabuhan Gresik Tumbuh 18,7 Persen pada Semester I 2026
Jumat 17-07-2026,17:35 WIB
Polres Malang Kerahkan 300 Personel Amankan Kunjungan Presiden di Kabupaten Malang
Jumat 17-07-2026,17:28 WIB