Gresik, memorandum.co.id -Sebanyak 37 pelanggar PPKM Darurat terjaring operasi yustisi di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Dua di antaranya kedapatan positif Covid-19 hasil rapid test antigen. Mereka terjaring saat asik nongkrong di warung kopi. Petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP langsung melakukan penindakan berupa penyitaan KTP. Para pelanggar itu juga diminta rapid tes antigen. Benar saja, dari 37 pelanggar dua di antaranya positif Covid-19. Mereka langsung diminta menjalani tes swab PCR dan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti Pria Laksana mengatakan, dengan adanya temuan itu masyarakat diwanti-wanti agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Sukseskan gerakan Gresik Jaman Now, Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae. Gerakan bersama untuk mengurangi mobilitas. Goalnya adalah mencegah penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas. Harapannya pandemi segera berakhir. "Protokol kesehatan tidak boleh ditawar-tawar. Ini demi keselamatan masyarakat," tegasnya.(and/har)
Langgar PPKM Darurat, Dua Pengunjung Warkop Gresik Positif Rapid Antigen
Selasa 06-07-2021,19:07 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-04-2026,11:13 WIB
KPK Geledah Rumah Direktur PDAM Kota Madiun, Sejumlah Lokasi Ikut Disasar
Rabu 08-04-2026,08:17 WIB
Kejari Jombang Tetapkan Mantri BRI Keboan Jadi Tersangka Korupsi Kredit Fiktif
Rabu 08-04-2026,22:46 WIB
Dindik Jatim Kebut Pengisian 35 Kepala Sekolah Kosong
Rabu 08-04-2026,15:26 WIB
Pemkot Madiun Hadapi Gelombang Pensiun, ASN Lemah Turun Eselon
Rabu 08-04-2026,06:01 WIB
Aliansi Mahasiswa Pecinta Sejarah Minta Kasus Perusakan Cagar Budaya di Gresik Segera Diusut
Terkini
Rabu 08-04-2026,22:46 WIB
Dindik Jatim Kebut Pengisian 35 Kepala Sekolah Kosong
Rabu 08-04-2026,22:40 WIB
Akademisi Unair Ingatkan Risiko di Balik Kebijakan WFH ASN Jumat
Rabu 08-04-2026,22:33 WIB
ASN Pemprov Jatim Terapkan WFH Rabu dan Tunggu Sinkronisasi Kebijakan Pusat
Rabu 08-04-2026,22:28 WIB
B50 Berlaku 1 Juli 2026, Subsidi Bisa Hemat Hingga Rp 48 Triliun
Rabu 08-04-2026,22:18 WIB