Surabaya, memorandum.co.id - Dinas Peternakan Jatim membentuk gugus tugas untuk mengawasi hewan ternak yang diduga terjangkit antraks di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Jawa Timur Ir Mohammad Gunawan Saleh MM menjelaskan, temuan antraks bermula dari laporan adanya 27 ekor sapi dan kambing terserang antraks pada Februari di Dusun Toro dan Bulusari, Desa Sidomulyo. Rinciannya, dua puluh ekor sapi dan sebelas ekor kambing. Laporan yang ia terima menyebutkan, hewan-hewan yang terjangkit ditandai dengan nafsu makan rendah tapi minum tinggi, lalu mati mendadak. "Mula-mula yang terdeteksi positif antraks satu ekor saja kemudian menular ke 26 ekor sapi dan kambing lainnya. Sebanyak 7 ekor sapi dan 6 ekor kambing di antaranya mati, dan 1 ekor kambing dipotong lalu dikonsumsi. Sejumlah 13 ekor lainnya dijual ke pasar hewan. Diduga antraks berpotensj menular ke manusia. Untuk penularan pada manusia masih dilakukan penelusuran," tutur Mohammad Gunawan Saleh. Ia menyebutkan Disnak Jatim menerjunkan tim kesehatan hewan ke lokasi. Pemetaan risiko juga sudah dilakukan. Upaya mencegah penyebaran virus antraks di Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Blitar. "Tujuannya mengantisipasi agar hewan ternak yang terindikasi sakit tidak menyebar melalui jual beli hewan ternak," imbuhnya. Hasilnya, gugus tugas menetapkan Desa Sidomulyo dengan status zona merah antraks. Di sana terdapat sekira 2.075 ekor hewan ternak yang berpotensi tertular. Sedangkan 4 desa lainnya di kecamatan yang sama ketegori zona terancam. Empat desa terancam antraks itu ialah Desa Samar (3.191 ekor), Desa Kradinan (2.415 ekor), Desa Gondang Gunung (2.366 ekor), dan Desa Pagerwojo (1.828 ekor). "Langkah pencegahan secara optimal dilakukan untuk mencegah penularan ke meluas ke daerah tetangga Tulungagung, seperti Trenggalek dan Blitar. Ia menyebut kecamatan yang berbatasan di Trenggalek, seperti Kecamatan Bendungan yang terdiri dari Desa Depok, Suren Lor, dan Botoputih, juga terancam antraks." Jelasnya.(day)
Antisipasi Hewan Ternak Terpapar Antraks, Disnak Jatim Bentuk Posko Gugus Tugas
Jumat 18-06-2021,18:34 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 01-02-2026,16:50 WIB
IPEMI Muslimah Fiesta 2026 Cetak Generasi Entrepreneur Muda Berbakat di Gresik
Minggu 01-02-2026,21:22 WIB
Diduga Masalah Ekonomi, Pria Asal Situbondo Bacok Istri dan Lima Tetangga
Minggu 01-02-2026,17:07 WIB
Dilantik di Gedung Grahadi, Kadin Jatim Tetapkan Tujuh Fokus Strategis
Minggu 01-02-2026,21:11 WIB
Akademisi Surabaya Nilai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Layak Jadi Energi Bersih Indonesia
Minggu 01-02-2026,22:21 WIB
Kehilangan Dua Poin di Kandang, Bernardo Tavares Evaluasi Performa Persebaya
Terkini
Senin 02-02-2026,15:48 WIB
Perkuat Keamanan Pemukiman, Polsek Lakarsantri Distribusikan Ribuan Alarm Motor Gratis Lewat Bhabinkamtibmas
Senin 02-02-2026,15:45 WIB
Geger! Jasad Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Merah Ditemukan dalam Ransel di Tahura Raden Soerjo Pacet
Senin 02-02-2026,15:41 WIB
Buntut Dugaan Pengusiran Paksa di Kampus Unikama, Ahli Waris Pendiri Lapor ke Polresta Malang Kota
Senin 02-02-2026,15:38 WIB
Tingkatkan PAD, Pemkot Mojokerto Sewakan Gedung PLUT dan Sentra IKM Batik untuk Umum
Senin 02-02-2026,15:35 WIB