Surabaya, Memorandum co.id - Pendirian perpustakaan atau Taman Baca Masyarakat (TBM) selain sebagai pusat ilmu pengetahuan juga diharapkan memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyediakan perpustakaan atau TBM berada di tengah-tengah pemukiman maupun taman kota. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan, di Surabaya pembangunan perpustakaan atau TBM dilakukan dengan mendekati pemukiman masyarakat. Hal ini diharapkan agar masyarakat dari berbagai kalangan bisa memanfaatkan. "Dengan masuknya perpustakaan ke tengah-tengah pemukiman ini, kita berharap masyarakat-masyarakat yang aksesibilitas terbatas pun bisa memanfaatkan itu," kata Musdiq. Menurutnya, hal ini mungkin yang membedakan perpustakaan yang ada di Surabaya dengan kota-kota lain di Indonesia. Apabila di kota lain, mungkin memiliki satu perpustakaan besar yang tersentral di tengah kota. Namun, tidak semua masyarakat memiliki akses untuk datang ke perpustakaan yang tersentral di tengah kota itu. "Kalau mereka harus datang ke perpustakaan pusat mungkin yang pertama mereka terlalu jauh, atau tidak semua hafal daerahnya," lanjut dia. Oleh karena itu, dengan masuknya perpustakaan ke tengah-tengah pemukiman warga, pihaknya berharap, masyarakat yang aksesibilitasnya terbatas bisa memanfaatkan. "Kita juga punya program bagaimana perpustakaan itu punya anak didik di situ," ungkap dia. Tak hanya itu, Musdiq juga menyatakan, keberadaan perpustakaan atau TBM di tengah pemukiman warga ini diharapkan mampu berkontribusi dalam permasalahan-permasalahan sosial. Salah satunya seperti di Perpustakaan Rakyat, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Jambangan Surabaya. "Seperti di Perpustakaan Rakyat Kelurahan Pagesangan itu juga punya beberapa UMKM binaan. Yang memang mereka memanfaatkan perpustakaan itu," tegas dia. Bahkan, ia mengakui, bahwa Perpustakaan Rakyat Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Jambangan ini, telah berkontribusi banyak bagi masyarakat sekitar. Tak heran, jika perpustakaan ini pernah meraih juara III Nugra Jasadharma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 2019 lalu. "Jadi mereka melakukan pendidikan pendampingan untuk literasi masyarakat di sekitar. Di sana ada sungai, ada pos-pos tempat kita mendidik masyarakat. Itu merupakan unggulan di Jambangan," pungkas dia.(fer/fdn)
Ini Alasan Perpustakaan Surabaya di Tengah Pemukiman
Selasa 25-05-2021,19:40 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 16-10-2026,02:00 WIB
PN Gresik Tunda Eksekusi Lahan Lelang 2,7 Hektare di Bungah, Akses Masuk Terhalang
Jumat 16-10-2026,06:49 WIB
Krisis Air Bersih di Ngawi, Kanang Salurkan 10.000 Liter Air untuk Warga Desa Ngancar
Jumat 16-10-2026,09:41 WIB
Layak Dijuluki ''Kuba-nya Indonesia'', Cerutu Buatan Perajin Lokal Jember Sukses Kuasai Pasar Global
Jumat 16-10-2026,17:29 WIB
Dokter di Surabaya Dilaporkan Aniaya Advokat, Korban Mengaku Didorong hingga Terbentur Pintu
Jumat 16-10-2026,08:22 WIB
Hari Pangan Sedunia, Akademisi Unesa Ajak Warga Sulap Pekarangan Jadi Sumber Pangan
Terkini
Sabtu 17-10-2026,00:09 WIB
Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Kehutanan, 586 Personel Rampungkan Pendidikan
Jumat 16-10-2026,23:02 WIB
Prabowo Ganti Kepala BNPB, KPK Tegaskan Usut Korupsi Dana Bencana
Jumat 16-10-2026,22:36 WIB
DPRD Kabupaten Malang Godok Perda Perlindungan Guru, Cegah Kriminalisasi
Jumat 16-10-2026,22:03 WIB