Surabaya, memorandum.co.id - Hendra Setiawan alias Gendon (22), dibekuk Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Pria 22 tahun yang diduga provokator pengeroyokan Zainal Fattah (25), mahasiswa Stikosa AWS asal Kalimas Baru 2 Buntu tersebut sempat jadi buronan polisi selama 10 hari. Dalam kasus kekerasan yang menyebabkan korban tewas itu, tiga pelaku diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Sebelumnya dua orang yang ditetapkan tersangka adalah Achmad Gufron (23) dan Mohammad Imron (20). Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Gananta mengatakan, Hendra Setiawan dibekuk setelah sempat menyembunyikan diri. "Dalam penangkapan HS kami juga bekerja sama dengan pihak keluarga," jelas Gananta. Informasi yang dihimpun, Gendon inilah yang memicu aksi warga dengan meneriaki korban sebagai maling saat kejadian. "Sedang kami lakukan pemeriksaan secara intensif terkait perannya," ujarnya Saat diinterogasi polisi, lanjut, kasatreskrim, Gendon juga mengakui kali pertama memukul adik teman korban yang diduga membangunkan sahur dengan petasan. "Mengenai kepastiannya masih kami dalami," ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Zainal Fattah yang juga bonek Green Nord itu dikeroyok warga kampung sebelah saat mencoba meluruskan kasus permasalahan bocah SMP, Senin (19/4/2021). Korban dihajar menggunakan batu, pot dan kayu balok sehingga organ dalamnya luka parah. Setelah dirawat lima hari di Rumah Sakit Al Irsyad, Zainal Fattah akhirnya tewas. (alf/fer)
Provokator Pengeroyokan Mahasiswa Stikosa AWS Dibekuk
Kamis 29-04-2021,19:15 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,06:36 WIB
Karyawan Potong Rambut di Lidah Kulon Surabaya Dianiaya OTK, Bibir Robek
Rabu 01-04-2026,00:01 WIB
Transformasi Budaya Kerja dan Hemat Energi, ASN WFH Setiap Jumat Mulai April
Rabu 01-04-2026,00:04 WIB
Layanan Publik dan Sektor Strategis Tetap Berjalan, Dikecualikan dari WFH Jumat
Rabu 01-04-2026,00:11 WIB
Resmi, Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 April 2026 Tetap Stabil
Terkini
Rabu 01-04-2026,22:45 WIB
Lahan Limbah Kayu di Kebomas Gresik Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Tanpa Pengawasan
Rabu 01-04-2026,22:14 WIB
WO Abal-Abal Disidak, Armuji Ungkap Modus Murah hingga Korban Berjatuhan
Rabu 01-04-2026,21:34 WIB
Mas Adi Minta ASN Berintegritas dan Responsif Layani Masyarakat di Pasuruan
Rabu 01-04-2026,20:27 WIB
Polres Kediri Kota Sterilkan Gereja Jelang Paskah 2026 Demi Keamanan Jemaat
Rabu 01-04-2026,20:21 WIB