Gresik, memorandum.co.id - Tri Yono (48) pria asal Jalan Balak, Kelurahan Genengduwur, Kecamatan Gemolong, Sragen, Jawa Tengah, tak berdaya dikeler aparat kepolisian, Selasa (27/4/2021). Ia kepergok mengobok-obok rumah kos di Desa Sukomuluyo, Kecamatan Manyar, Gresik saat siang bolong. Korban bernama Fera Noor Kumala (22) warga Desa Wado, Kecamatan Kedung Tuban, Blora, Jawa Tengah. Perempuan yang bekerja sebagai karyawati perusahaan itu dibuat kaget setelah berpapasan dengan orang tidak dikenal keluar dari kamarnya. Tersangka beraksi ketika korbannya tengah di kamar mandi untuk persiapan masuk kerja shif siang, sekitar pukul 12.30 . Melihat kondisi yang sepi, Tri Yono masuk ke kamar korban dan menggasak sejumlah barang berharga. Setidaknya dua HP dan uang ratusan ribu rupiah sempat digondol tersangka. Korban yang sadar sejumlah barangnya hilang, kemudian berteriak meminta pertolongan. Sontak warga sekitar menangkap Tri Yono tanpa bisa berkilah. Kesal atas ulah maling nekat itu, warga sempat melampiaskan amarahnya dengan menjadikan tersangka sebagai samsak hidup. Beberapa bogem mentah mendarat di wajah dan badan pria yang kerja sebagai wiraswasta itu. Tersangka diikat dan dibawa ke balai desa setempat. Beruntung, saat kejadian ada anggota polisi yang sedang melakukan kring reskrim tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Tersangka diamankan dan dikeler ke Mapolsek Manyar untuk mempertanggungjawabkan ulahnya. Saat dikonfirmasi, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana membenarkan bahwa maling tersebut sudah diamankan. Saat tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. "Pengakuannya baru kali ini beraksi, akan tetapi masih terus kami dalami. Modusnya, tersangka melihat ada kesempatan langsung seketika itu beraksi," ungkap Bima Sakti, Rabu (28/4/2021). Alumni Akpol 2013 itu menyebut, selain dua seluler warna hitam dan biru dongker, uang tunai sebesar Rp. 675.000 juga turut diamankan petugas sebagai barang bukti. Tersangka berdalih nekat mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Kini Tri Yono terpaksa merayakan Lebaran di balik jeruji besi. Tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman paling lama lima tahun mendekam didalam penjara," pungkasnya.(and/har)
Obok-obok Rumah Kos di Gresik, Maling Sragen Dikeler Polisi
Rabu 28-04-2021,18:47 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 06-11-2026,23:08 WIB
Golkar Buka Suara soal Isu Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Nama Bahlil Terseret
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Jumat 06-11-2026,22:08 WIB
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Pemkab Klaten, Telusuri Praktik sebelum Era Hamenang
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,00:09 WIB
Kejagung Usut Korupsi Tambang Nikel Sultra, AK Diduga Kendalikan 6 Perusahaan
Terkini
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB
Gandeng Kampus, Polresta Malang Kota Deklarasikan Boso Walikan
Sabtu 07-11-2026,19:24 WIB
Wanita Tewas Terserempet Kereta Api Jenggala di Plosowahyu Lamongan
Sabtu 07-11-2026,18:26 WIB
Resmikan Rumah Tulus Hati, Wali Kota Mas Adi Dorong Pelestarian Kawasan Heritage di Kota Pasuruan
Sabtu 07-11-2026,17:29 WIB
Anas Urbaningrum Usulkan DPR Bentuk Pansus untuk Audit Praktik Penyadapan
Sabtu 07-11-2026,16:39 WIB