Jember, Memorandum.co.id - Bupati Jember, H Hendy Siswanto memimpin Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H di depan kantor Pemkab Jember yang dihadiri jajaran Forkopimda plus, Senin (26/4). Apel Kesiapan Pengamanan Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H ini dikuti dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Polisi Pamong Praja (Pol PP). Bupati mengatakan, sesuai arahan dari Kapolda Jatim yang meneruskan dari kebijakan pemerintah, masyarakat tidak boleh lagi mudik sejak 22 April sampai 24 Mei. "Tentunya ini harus kita taati semua," katanya. Bupati Hendy mengingatkan, sesuai amanah presiden bahwa covid ini tidak bisa dilihat sehingga pemerintah melakukan kebijakan larangan mudik. "Di Jember pada hari ini ada sedikit kenaikan yang terpapar covid, tentunya kita harus mengantisipasinya, kalau bukan kita sendiri siapa lagi? Untuk itu, larangan pemerintah harus kita ikuti untuk tidak mudik, dengan tidak mudik pun tidak mengurangi keberkahan di bulan Ramadan dan Idul Fitri tahun ini," terang Bupati. Bupati juga mengingatkan kepada seluruh ASN untuk tidak mudik di hari lebaran tahun ini. "Kalau ketahuan mudik para ASN ini dinanti dengan sangsi sesuai dengan regulasi dan kesepakatan," tambahnya. Sementara Kapolres Jember, AKBP Arif Racman Arif mengatakan, para pemudik ini hanya bisa menggunakan ijinnya yang hanya berlaku 1 kali 24 jam ini dari hasil tes dari Genos, tes PCR juga dari Sweb antigen tetapi ini hanya berlaku 1 kali 24 jam. Kapolres mengingatkan, di Jatim ada 7 pos penyekatan, untuk keluar dari Provinsi Jatim dan 24 pos di wilayah Jatim sendiri, salah satunya yang ditempatkan di perbatasan antara Jember dan Lumajang, serta perbatasan pintu masuk Bondowoso dan Banyuwangi. "Dilihat dari perkembangan situasi saat ini, kita mengantisipasi orang-orang yang datang dari luar provinsi Jawa Timur yang masuk di Jawa Timur, sesuai dengan paparan gubernur Jawa Timur beberapa hari lalu yang mengatakan di Jatim ada kenaikan orang yang terpapar covid, untuk itu dilakukan pembatasan tertentu sesuai dengan perkembangannya yang nantinya akan menjadi kebijakan yang akan dikeluarkan Gubernur sendiri," terang Kapolres. Ditambahkan oleh Kapolres, di jember sendiri didirikan 3 pos pantau yang di tempatkan di sekitar alun alun, di Roxy Sequare dan di perbatasan Jember Lumajang (jun)
Bupati Jember Pimpin Apel Pengamanan Larangan Mudik Lebaran
Senin 26-04-2021,15:28 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 10-05-2026,21:18 WIB
DPRD Kota Madiun Soroti Minimnya Kuota SMA Negeri pada SPMB 2026
Minggu 10-05-2026,14:19 WIB
Perangkat Vital Digondol Maling, Traffic Light Jalan Pegirian Padam Total
Minggu 10-05-2026,12:53 WIB
Guru Honorer di Surabaya Setubuhi Siswi di Lab Komputer hingga Toilet Sekolah
Minggu 10-05-2026,19:53 WIB
Pesantren Sepak Bola eLKISI, Cetak Santri Tangguh Berakhlak Juara
Minggu 10-05-2026,11:15 WIB
Rujak Phoria Getarkan SUBEC, Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata Nasional dan Simbol Persatuan
Terkini
Senin 11-05-2026,08:57 WIB
Warga Kasreman Merasa Lebih Aman Berkat Patroli Dialogis Malam Hari Polres Ngawi
Senin 11-05-2026,08:37 WIB
Respons Cepat Call Center 110, Polres Ngawi Berhasil Mediasi Dugaan Percobaan Penganiayaan
Senin 11-05-2026,08:21 WIB
Wujud Pelayanan Humanis, Polwan Polresta Sidoarjo Siaga di Tengah Keramaian Warga
Senin 11-05-2026,07:59 WIB
Indonesia Jadi Incaran Markas Sindikat Scamming Internasional, Ratusan WNA Diringkus
Senin 11-05-2026,07:48 WIB