Jember, memorandum.co.id - Untuk memberikan produk darah yang terjamin dan memenuhi standar kualitas pada pasien, kini PMI Kabupaten Jember berusaha melakukan proses percepatan untuk memperoleh sertifikasi cara pembuatan obat yang baik (CPOB) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dua hari terakhir, BPOM melakukan proses evaluasi terhadap UDD PMI Jember agar produk darah terjamin dan bisa memberikan efek terapi. Jika telah mengantongi sertifikat CPOB tersebut, maka UDD PMI Jember telah dianggap mampu dan bisa menjalankan kaidah membuat bahan terapi dengan cara yang baik. “Ada aturan baru bahwa darah itu seperti obat sehingga ada pengawasannya, dan ketentuannya adalah darah itu dalam pengawasan BPOM. Dalam artian pengawasan tersebut menjamin mutu di mana darah yang diberikan oleh UDD PMI nantinya harus bisa terjamin dan bisa memberikan efek terapi pada pasien penerima transfusi,” ungkap dr Roby Nur Aditya, Kepala Bidang Pembinaan Kualitas UDD PMI Pusat, Kamis (25/3/2021). UDD PMI Jember dipilih karena memenuhi standar baik dari kemampuan SDM maupun peralatan produksi yang menjadi faktor penentu utama. Selain keduanya, PMI Jember kita juga menyiapkan metode cara pembuatan dan mengaplikasikan metode tersebut sesuai dengan kaidah CPOB. “Jadi ketiganya itu menjadi poin utama PMI Jember untuk memperoleh sertifikasi CPOB dari BPOM,” ujar dr Dudung Ari Rusli, Kepala Unit Donor Darah PMI Jember. Dari 227 UDD PMI se-Indonesia, baru 17 UDD PMI yang memiliki sertifikasi CPOB BPOM, dan tahun ini PMI Pusat mentargetkan bisa 25 UDD PMI yang mengantongi sertifikasi, sehingga pada 2025 ada 50 UDD PMI yang memiliki sertifikasi CPOB. “kami berharap jember memiliki sertifikasi CPOB BPOM yang ke-18,” harap Dudung disela-sela evaluasi. Sementara itu, Ketua PMI Jember HEA Zaenal Marzuk, menginginkan PMI Jember secepatnya memperoleh CPOB BPOM dengan melengkapi sarana dan prasarana yang ada. “Kami telah membentuk tim percepatan CPOB untuk mempercepat sekaligus mendorong agar memperoleh sertifikasi CPOB BPOM,” tegasnya. Tim percepatan sertifikasi CPOB yang dibentuk pengurus PMI Jember kini telah melakukan perbaikan melalui tahapan tahapan teknis yang harus dipenuhi terkait sistem prosedur mutu maupun kelengkapan fasilitas yang direkomendasikan sesuai ketentuan BPOM. (edy/fer)
Dorong Sertifikasi CPOB BPOM, PMI Jember Bentuk Tim Percepatan
Kamis 25-03-2021,21:08 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 12-07-2026,05:59 WIB
Soal Ahsan, Ketua DPRD Kota Madiun: Alasan Pribadi Tak Bisa Jadi Dasar Mundur dari Jabatan
Minggu 12-07-2026,12:31 WIB
Sidang Ke-4 Kasus Maidi Madiun Cs (4): Saksi DPUPR Sebut Thariq Tolak Pemberian Uang
Minggu 12-07-2026,12:39 WIB
Kasus GS Oknum DPRD Lumajang, Ketua DPD Jatim Pemuda Solidaritas Merah Putih Surati Presiden
Minggu 12-07-2026,13:17 WIB
Bulog Jatim Tembus Target Serapan Gabah 100 Persen, Capai 884 Ribu Ton Setara Beras
Minggu 12-07-2026,14:56 WIB
Pencarian Pemancing Ngantru Hilang Ditutup, Muncul Petunjuk Tak Terduga dari CCTV Rumah
Terkini
Minggu 12-07-2026,21:56 WIB
Penggerak Koperasi di Sukabumi Terinspirasi Presiden Prabowo, Optimistis Koperasi Bangkit
Minggu 12-07-2026,20:27 WIB
Kantor Imigrasi Kediri Hadirkan Pasporia di Car Free Day Nganjuk, Layani 29 Permohonan Paspor
Minggu 12-07-2026,20:21 WIB
INKA Kirim Dua Lokomotif ke Australia Lewat Surabaya, Perkuat Ekspansi Pasar Global
Minggu 12-07-2026,19:53 WIB
Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis untuk Tertibkan Pasar Tumpah dan PKL
Minggu 12-07-2026,19:51 WIB