Malang, memorandum.co.id - Kasus yang terjadi di salah satu satuan pendidikan tingkat menengah di Kota Malang pada 2020, ternyata belum selesai. Bahkan, hingga kini, kuasa hukum salah satu siswa yang dituduh pelaku bullying masih menunggu respons somasi. Beragam upaya yang dilakukan, dengan mediasi antarpihak, pada 6 Oktober 2020. Mulai kuasa hukum salah satu siswa yang dituduh pelaku bully, pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta para pihak terkait. "Sudah dilakukan mediasi. Salah satu kesepakatannya adalah bahwa pihak Dinas Pendidikan menyiapkan psikolog dan keperluan biaya pengobatan jiwa dari klien saya," terang tim kuasa hukum salah satu tertuduh bully, Rudy Murdany didampingi Buyung Adi Sasono, serta Hasrul Ajwar Hasibuan ditemui di Pengadilan Negeri Malang, Selasa (2/3/2021). Namun lanjutnya, pihaknya mengaku apa yang menjadi kesepakatan, hingga saat ini belum terealisasikan. Hingga selanjutnya, tim kuasa hukum, melakukan somasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pada 19 Januari 2021. "Kami terus mengupayakan jalan yang terbaik lah bagi klien saya. Melalui musyawarah dan lainya. Namun jika tetap tidak ada respons, ya kami mengupayakan lebih. Entah itu melalui pengadilan maupun lain lainya. Intinya yang terbaik lah," tambah Buyung Adi Sasono. Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang melalui Kepala Dinas Suwardjana menjelaskan, terkait dengan hal itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan para stafnya serta ke pihak sekolah. "Saya akan koordinasi dengan staf yang menanganinya dulu dan pihak sekolah. Karena saya belum tahu secara detailnya. Ya besok (Rabu, 3/3/2021), siang lah, saya akan ke sekolah," terangnya. Lebih lanjut ia menjelaskan, disinggung terkait dengan surat somasi, pihaknya mengaku tidak menerima. Bahkan, ketika dicek di surat masuk, juga tidak ditemukan. Ditambahkan Sekretaris Dikbud Sri Ratnawati, jika terkait psikolog, sudah dikoordinasikan dengan Dinas Sosial. "Untuk yang psikolog, ke Dinas Sosial. Namun, kata ayah yang dituduh itu tidak mau dengan Dinas Sosial. Karena katanya, anaknya tidak cocok," ujar Sri Ratnawati. (edr/fer)
Dugaan Bully di Sekolah, Kuasa Hukum Menunggu Respons Somasi
Selasa 02-03-2021,21:06 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 10-05-2026,14:19 WIB
Perangkat Vital Digondol Maling, Traffic Light Jalan Pegirian Padam Total
Minggu 10-05-2026,12:53 WIB
Guru Honorer di Surabaya Setubuhi Siswi di Lab Komputer hingga Toilet Sekolah
Minggu 10-05-2026,11:15 WIB
Rujak Phoria Getarkan SUBEC, Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata Nasional dan Simbol Persatuan
Minggu 10-05-2026,21:18 WIB
DPRD Kota Madiun Soroti Minimnya Kuota SMA Negeri pada SPMB 2026
Minggu 10-05-2026,09:30 WIB
Warga Kutorejo Geger, Pria Sebatang Kara Ditemukan Tewas Membengkak di Rumah Kontrakan
Terkini
Minggu 10-05-2026,21:18 WIB
DPRD Kota Madiun Soroti Minimnya Kuota SMA Negeri pada SPMB 2026
Minggu 10-05-2026,20:33 WIB
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027
Minggu 10-05-2026,20:25 WIB
Kejati Jatim Dalami Dugaan Korupsi KBS, Eks Direksi hingga Pensiunan Diperiksa
Minggu 10-05-2026,19:53 WIB
Pesantren Sepak Bola eLKISI, Cetak Santri Tangguh Berakhlak Juara
Minggu 10-05-2026,19:34 WIB