Lamongan, memorandum.co.id - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi melantik sebanyak 348 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Selasa (2/3) di Gedung Pertemuan Gajah Mada Pemkab Lamongan. Terdiri dari sejumlah 181 orang tenaga pendidik, 63 orang tenaga kesehatan dan 104 orang dari tenaga pertanian. Sebelumnya, tenaga PPPK yang diangkat merupakan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak formasi tahun 2019 yang telah mengikuti seleksi penerimaan PPPK yang juga dilaksanakan pada tahun yang sama. Kehadiran PPPK, menurut Bupati Yuhronur diharapkan dapat menjadi tauladan penerapan 3M (Memakai masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer) dilingkungan masyarakatnya. “Di masa pandemi Covid-19 ini, kehadiran P3K dapat menjadi tauladan dilingkungan masyarakat. Dengan hadirnya kita dapat menjadi contoh baik terutama dalam mentaati protokol kesehatan,” harap Yuhronur. Tak hanya bisa menjadi teladan, penyerahan SK PPPK juga dapat menjadikan dorongan semangat untuk bekerja. “Lamongan mendapat predikat SAKIP A. artinya managemen pemerintahan yang diterapkan dalam pemerintahan di dalam birokrasi sudah berstandart internasional. Mari terus kita jaga agar lebih baik lagi,” ungkapnya. Begitu pula dengan dampak pandemi Covid-19 yang mengancam pertumbuhan UMKM lokal, Yuhronur turut mengajak seluruh pihak termasuk PPPK turut ambil bagian. “Pencanangan “ayo beli produk Lamongan” terus saya gaungkan. Agar terjadi perputaran ekonomi di Lamongan. Apalagi di tengah pandemi ini. hal-hal kecil yang kita lakukan akan membawa dampak luar bisa bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” tutur Yuhronur. Seperti yang telah disampaikan olehnya saat apel perdana pasca pelantikan, Yuhronur menjelaskan perlunya menjaga konsistensi atas capaian dan prestasi yang telah ditorehkan dalam berbagai bidang. Disamping melaksanakan program-program yang ada, konsen awal pemerintah fokus untuk memulai program 100 hari kerja. Dimana dalam fokus pertama yakni penanganan infrastruktur. “Saat ini banyak sekali jalan-jalan yang rusak, hal ini diperparah dengan intensitas curah hujan yang sangat tinggi. Begitu juga infrastruktur-infrastruktur lain dampak banjir juga harus kita perbaiki. Supaya kehidupan masyarakat dapat normal kembali. Maka ini menjadi perhatian kita bersama," imbuhnya.(*)
Bupati: Ayo Beli Produk Lamongan
Selasa 02-03-2021,13:21 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 03-10-2026,23:24 WIB
Motif Perempuan Bunuh Tunangan di Gresik Diduga Cemburu, Polisi Amankan 2 Bilah Pisau
Minggu 04-10-2026,01:17 WIB
Ketapang-Gilimanuk Kembali Lancar, Operator Penyeberangan Percepat Bongkar Muat
Minggu 04-10-2026,03:13 WIB
Dinsos Jatim Perkuat Rehabilitasi NAPZA dan ODHIV hingga Kembali ke Masyarakat
Minggu 04-10-2026,06:46 WIB
Pemilihan BPD Desa Karang Lamongan Ricuh, Hak Suara Warga Diduga Dikebiri dan Syarat Etika Ditebas
Minggu 04-10-2026,08:56 WIB
Tak Sekadar Harga Murah, Mitsubishi Srikandi Wiyung Ungkap Pentingnya Jaringan Layanan dan Kepastian Legalitas
Terkini
Minggu 04-10-2026,21:55 WIB
Asian Games 2026 Berakhir, Indonesia Finish di Posisi ke-16 Pengumpul Medali
Minggu 04-10-2026,21:41 WIB
Komplotan Begal Bersenjata Celurit Rampas Motor di Tangerang, Satu Pelaku Diciduk
Minggu 04-10-2026,21:35 WIB
Kota Mojokerto Berjaya di Kejurprov Petanque VII Jatim 2026 di Bojonegoro
Minggu 04-10-2026,21:19 WIB
Keluarga Tersangka Pembunuhan Anak Lurah Sumberejo Ingin Minta Maaf
Minggu 04-10-2026,21:10 WIB