Mojokerto, memorandum.co.id - Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk siswa SD dan SMP di Kota Mojokerto dimulai Senin (1/3/2021). Untuk memastikan kegiatan belajar mengajar telah berjalan sesuai protokol kesehatan, Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau pelaksanaan PTM di beberapa sekolah negeri dan swasta. Bersama Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Amin Wachid, Ning Ita sapaan akrab wali kota, meninjau PTM yang berlangsung di SDN Gedongan 1 dan 3. Kemudian, dilanjutkan ke SDK Wijana Sejati dan SMPN 2 Kota Mojokerto. Ning Ita menjelaskan bahwa saat ini di Kota Mojokerto ada 52 negeri dan 11 SD swasta, serta 9 SMP Negeri dan 10 SMP swasta yang serentak mengadakan pembelajaran tatap muka. Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan sebagaimana tercantum dalam Perwali 55 Tahun 2020 bahwa setiap pembelajaran tatap muka ruang kelas hanya boleh diisi maksimal 50% saja. Sehingga, otomatis sisa 50% harus dilakukan pembelajaran pada versi yang berbeda. “Karena itulah, makanya ada sesi 1 dan sesi 2. Dimana, antara sesi 1 dan sesi 2 ini, mereka tidak dipertemukan. Sehingga tidak terjadi kerumunan," jelasnya. Ning Ita menambahkan bahwa PTM perlu segera dilakukan mengingat saat ini sudah menjelang akhir tahun pembelajaran. “Nah, kebetulan sebelum ujian akhir kan akan ada cuti yang agak panjang yaitu Ramadhan hingga Idul Fitri. Maka dari itu, ini kesempatannya sangat terbatas hanya kurang lebih 6 minggu anak-anak bisa mengikuti pembelajaran,” ujarnya. Ning Ita juga berharap agar waktu singkat tersebut bisa dimanfaatkan seefektif sebelum ujian akhir atau ujian kenaikan kelas. Terkait adanya beberapa orang tua yang tidak mengizinkan anaknya untuk mengikuti PTM, Ning Ita menyampaikan bahwa hal itu tidak menjadi masalah. Menurutnya, ini memang bagian dari SOP dan orang tualah yang paham kondisi anaknya. “Ini kan orang tua yang bisa mempertimbangkan karena ada penyakit bawaan dan seterusnya. Maka, orang tualah diberi kewenangan untuk mengizinkan atau tidak mengizinkan,” terangnya. Kepada pihak sekolah Ning Ita berpesan agar protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat agar PTM tetap di bisa laksanakan secara optimal. “Protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau handsanitizer, menjaga jarak dan menghindari kerumunan harus benar-benar diperhatikan. Sehingga, para siswa bisa belajar dengan nyaman serta seluruh instruksi sebagai pedoman bersama dalam melaksanakan protokol Kesehatan,” pesan Ning Ita.(war)
Hari Pertama PTM, Wali Kota Tinjau Kesiapan Prokes
Senin 01-03-2021,18:09 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 03-01-2026,21:11 WIB
Dua Kartu Merah Warnai Derbi Suramadu, Gol Bruno Moreira Antar Persebaya Kalahkan Madura United
Sabtu 03-01-2026,19:29 WIB
Awal Tahun 2026, Warga Situbondo Dihantui Bencana Tanah Longsor
Sabtu 03-01-2026,20:15 WIB
Persebaya Sulit Mencetak Gol meski Menguasai Permainan Lawan Madura United
Sabtu 03-01-2026,18:40 WIB
Starting Lineup Madura United vs Persebaya Surabaya di Derbi Suramadu
Sabtu 03-01-2026,18:53 WIB
Refleksi Akhir Tahun, UMM Mantapkan Diri sebagai Kampus Islami
Terkini
Minggu 04-01-2026,18:05 WIB
Remaja 15 Tahun Dihajar Massa Usai Curi Motor di Kapas Madya Baru Surabaya
Minggu 04-01-2026,17:56 WIB
Aksi Heroik Ditpolairud Polda Jatim Evakuasi Bocah Terjebak Lumpur Pantai Kenjeran
Minggu 04-01-2026,17:43 WIB
Polda Jatim Tetapkan Empat Tersangka Kasus Perusakan Rumah Elina, Berharap Harta yang Hilang Bisa Kembali
Minggu 04-01-2026,17:38 WIB
Uston Nawawi Ungkap Keinginan Jadi Pelatih Kepala di Masa Depan
Minggu 04-01-2026,17:32 WIB