SURABAYA - Dalam sehari, dua nyawa melayang akibat kecelakaan di jalan raya, Minggu (2/6). Musibah di dua lokasi berbeda terjadi di Jalan Kupang Indah, dan Krembangan mengarah Rajawali. Kecelakaan yang pertama di Jalan Kupang Indah depan Hotel Verwood ini, terjadi pada pukul 14.17, yang menewaskan Sama'ati (35), warga Jalan Tambak Mayor Utara. Saat itu, korban mengendarai motor Honda Beat nopol W 4715 SJ, melaju dari selatan menuju ke utara. Setiba di lokasi, mendadak korban terjatuh. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan medis Di RSUD dr Soetomo. Namun pukul 16.10, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Informasi yang dihimpun, ada saksi dari warga yang mengatakan, bahwa penyebab kematian wanita tersebut dikarenakan kecelakaan akibat dijambret. Pelaku mengendarai Suzuki Satria berwarna merah mudah, sedangkan pelat nomor tak termonitor, melarikan diri mengarah ke utara. Sementara Kanitreskrim Polsek Sukomanunggal Ipda Rochib, membantah korban tewas karena dijambret. Informasi awal yang masuk, korban mengalami kecelakaan, dan di lokasi sudah ditangani Unit Satlantas Polsek Sukomanunggal dan Polrestabes Surabaya. Kabar korban dijambret setelah satu jam berada di kamar mayat RSUD dr Soetomo, mendadak keluarganya datang dan mengatakan kepada polisi bahwa Sama'ati dijambret. "Tapi setelah dicek anggota ke lokasi, tidak ada saksi yang mengatakan korban dijambret. Namun kami masih menyelidiki dan memastikan apakah korban benar dijambret atau kecelakaan biasa," lanjut Rochib. Hingga kini, masih menurut Rochib, kasusnnya ditangani Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya karena korban meninggal karena kecelakaan. Tapi, kasusnya beda lagi bila anggotanya menemukan saksi atau bukti baru yang mengatakan korban tewas karena penjambretan. "Baru kami yang menanganinya," imbuh Rochib. Kurang lebih satu jam kemudian, tepatnya pada pukul 15.24, kecelakaan juga terjadi di Jalan Krembangan mengarah Jalan Rajawali. Seorang pemotor Yahama Mio berpelat L 644U SZ, tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal. Kecelakaan itu, menyebabkan korban, Mashudi (45), warga Jalan Sawah Pulo Tengah I, tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RS PHC. Namun akhirnya meninggal dunia setibanya di rumah sakit. Sedangkan anaknya yang dibonceng, Nur Fitria (9), selamat dan hanya menderita luka lecet di lutut sebelah kiri. Kasus kecelakaan ini kini kasusnya ditangani Unit Laka Satlantas polres Pelabuhan Tanjung Perak. (rio/tyo)
Sehari, 2 Nyawa Melayang di Jalan
Minggu 02-06-2019,22:13 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 16-03-2026,11:26 WIB
Cek Harga Sembako Terbaru Jelang Lebaran 2026, Mulai dari Beras hingga Daging
Senin 16-03-2026,11:40 WIB
Edarkan Rokok Tanpa Cukai, Warga Wiyung Surabaya Rugikan Negara Ratusan Juta
Senin 16-03-2026,11:36 WIB
Warkop STK Surabaya, Ruang Tamu Publik Tempat Semua Orang Bertemu dan Berbagi Cerita
Senin 16-03-2026,18:26 WIB
Usai Terkena PHK, Mantan Pekerja Pabrik Tekstil Ini Temukan Harapan Baru di Dapur MBG
Senin 16-03-2026,12:23 WIB
Sambut Libur Lebaran, SPPG 3 Polres Madiun Bagikan 1.900 Paket Menu Spesial MBG
Terkini
Selasa 17-03-2026,10:04 WIB
Advokat Surabaya Menggeliat, Usman Effendi Didukung Pimpin Ikadin, Hariyanto Didorong ke Puncak Peradi
Selasa 17-03-2026,09:37 WIB
Khofifah Buka Open House Lebaran di Grahadi dan Rumah Pribadi, Warga Dipersilakan Datang
Selasa 17-03-2026,09:24 WIB
Ratusan Lansia Ngebrok dan Disabilitas Kota Madiun Terima Bansos, Pemkot Kucurkan Jutaan Rupiah per Triwulan
Selasa 17-03-2026,09:23 WIB
Leny Yoro Ingin Casemiro Bertahan di Manchester United Meski Sang Gelandang Berencana Pergi
Selasa 17-03-2026,09:13 WIB