Lumajang, Memorandum.co.id - Pengapnya ruang tahanan tidak membuat Candra jera. Setelah bebas beberapa tahun lalu, bandit curanmor 24 tahun itu kembali berurusan dengan pihak berwajib. Dia disergap di rumahnya Dusun Krajan, Desa Mbuwek, Kecamatan Randuagung, Lumajang, Rabu (4/2) malam. Selain terancam menjadi penghuni tahanan dengan waktu yang lama, Candra juga harus menahan sakit. Kedua betis kuli bangunan itu ditembus timah panas petugas. Itu dilakukan anggota Tim Kuro Satreskrim Polres Lumajang setelah tersangka berupaya melarikan diri saat proses penangkapan. "Karena tersangka berusaha melawan hingga melarikan diri, sehingga kami terpaksa melakukan diskresi kepolisian dengan menindak tegas, keras dan terukur. Kami lumpuhkan kedua betisnya," kata Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Masykur, Kamis (4/2) siang. Masykur menjelaskan, penangkapan tersangka bermula dari hasil penyelidikan kasus pencurian motor di Jalan Linduboyo, Desa Klakah, Kecamatan Klalah, Lumajang awal September 2020 lalu. Dari keterangan dan alat bukti yang diamankan, pihaknya bekerja sama dengan Polda Jatim untuk mencari keberadaan dua tersangka. "Satu tersangka berhasil diamankan anggota Polda Jatim atas nama Nukdin. Dari penangkapan itu, kami turut mengembangkan hingga berhasil mengidentifikasi keberadaan hingga berhasil diamankan satu tersangka lain (Candra, red)," lanjut Masykur. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa satu motor jenis Kawasaki Ninja R. Motor tersebut merupakan hasil pencurian yang dilakukan Nukdin dan Candra di lokasi tersebut. Seperti pelaku lain, keduanya menggunakan modus merusak kontak dengan letter T. "Tersangka ini cukup licin saat pengejaran. Mereka selalu berpindah lokasi hingga kota setelah berhasil beraksi. Untuk motor sendiri, mereka tidak ada kriteria khusus. Kalau situasi dan lokasi mendukung, mereka langsung melancarkan aksinya. Khususnya pemukiman sepi penduduk," tandas Masykur. Meski demikian, aksi pencurian tersangka juga tidak selalu berjalan mulus. Mereka pernah gagal saat melakukan pencurian di Desa Sumber Beringin, Kecamatan Klakah, Lumajang. Karena tepergok korban, mereka lari tunggang langgang. "Kami dapatkan barang bukti sandal yang ditinggal pelaku," pungkas Masykur. Sementara itu, di hadapan penyidik tersangka mengaku nekat melakukan aksi pencurian karena terdesak kebutuhan hidup. Sejak keluar menghirup udara bebas beberapa tahun lalu, dia mengaku sulit mencari pekerjaan. "Paling jadi kuli bangunan saja pak, saya khilaf," aku Candra.(ani)
Residivis Curanmor Randuagung Diberondong Timah Panas
Kamis 04-02-2021,15:29 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 03-04-2026,08:18 WIB
Dismorning: Dahlan Iskan Ungkap Kisah Dasep
Jumat 03-04-2026,07:02 WIB
Gagal ke Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Presiden Federasi Sepak Bola Italia Mundur
Jumat 03-04-2026,06:00 WIB
Di Simpang Jalan Gubernur Suryo
Jumat 03-04-2026,10:36 WIB
Ban Pecah di Tol Jomo, Bus Restu Terguling dan Lumpuhkan Lalu Lintas, 1 Tewas, Belasan Luka
Jumat 03-04-2026,13:13 WIB
132 Dapur MBG Dibangun di Gresik, Kualitas dan Standar Pelaksanaan Program Diperkuat
Terkini
Jumat 03-04-2026,22:59 WIB
Dinkes Jatim Klaim Kasus Campak Awal 2026 Menurun Dibanding 2025
Jumat 03-04-2026,21:40 WIB
Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Maut di Duduksampeyan Gresik, 1 Pengendara Motor Tewas
Jumat 03-04-2026,21:28 WIB
Parenting di Era Gadget 7 Cara Atur Screen Time Anak Agar Edukatif dan Seimbang
Jumat 03-04-2026,21:19 WIB
MAPPA Naikkan Standar Anime Aksi di Episode 12 Jujutsu Kaisen Season 3
Jumat 03-04-2026,20:46 WIB