KEDIRI - Seorang perempuan ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di sebuah rumah di Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Senin (27/5). Korban tersebut diketahui bernama Endang Widyawati (42). Di rumah tersebut Endang tinggal bersama suami, Ahmad Zaeni (45) dan putri semata wayangnya yang masih duduk dibangku SMA. Jenazah Endang ditemukan dalam kondisi telentang di kamar, dengan luka sayat di leher. Saat kejadian, Endang mengenakan baju tidur warna putih. Menurut tetangga korban, Jalil (48), yang juga saksi mata, sekitar pukul 09.00 dia diminta keluarga korban untuk membuka pintu rumah Endang dengan cara dicongkel karena terkunci. Keluarga Endang curiga dengan kondisi rumah yang tertutup rapat, tapi sepeda motornya berada di teras depan. Setelah pintu terbuka, Jalil dan keluarga korban kaget menemukan tubuh Endang, yang sudah tidak bernyawa dalam kondisi mengenaskan. Selanjutnya, Jalil bersama keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kras. "Saya sekitar pukul 09.00 diminta keluarga Endang membuka pintu dengan cara mencongkel, karena curiga dengan keadaan rumah yang terkunci. Saat berhasil masuk, saya melihat tubuh korban kondisinya sudah bersimbah darah dengan luka di leher," tutur Jalil ke petugas. Sementara, Sukamto perangkat desa setempat menambahkan, sebelum kejadian ada kerabatnya yang ikut masuk ke rumah korban karena berniat mencari Endang. Saat masuk kamar, saksi ini malah menemukan kondisi Endang yang tidak bernyawa dengan leher terluka. Pihak kepolisian kini sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ada dugaan pelaku pembunuhan adalah suami korban, karena sebelumnya pasangan suami istri (pasutri) itu kerap terlibat cekcok. “Saudara korban yang menemukan jenazah Endang, sempat bersimpangan dengan suaminya. Dugaanya pelaku adalah suami korban,” kata Sukamto. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian. Begitu juga keberadaan Ahmad Zaini, suami korban hingga kini belum ditemukan. Kapolsek Kras AKP Ridwan Sahara menyatakan, pihaknya masih mendalami kasus pembunuhan yang menewaskan Endang dengan luka sayatan benda tajam di lehernya. "Masih kita lakukan penyelidikan dan mengolah TKP serta memeriksa sejumlah saksi, untuk suami korban masih dalam pencarian anggota di lapangan," kata Ridwan. Terpisah, Unit Olah TKP Satreskrim Polres Kediri langsung mendatangi rumah korban di Desa Nyawangan. Olah TKP dipimpin langsung Kasatreskrim AKP Ambuka Yudha Hardi Putra. Berdasarkan hasil olah TKP, Ambuka belum bisa berkomentar banyak. Polisi menduga korban telah meninggal sekitar 12 jam sebelum jasadnya ditemukan. "Berdasar kondisi jasad korban, diperkirakan meninggal kurang dari 12 jam," imbuh Ambuka. Ambuka juga memastikan Endang sebagai korban pembunuhan. Dugaan tersebut diperkuat adanya luka sayatan benda tajam di lehernya. Karena korban pembunuhan, anggota Reskrim Polres Kediri langsung melakukan penyelidikan secara intensif. Keluarga dan tetangga korban ikut diperiksa untuk mencari pelaku dan membongkar motif pembunuhan tersebut. (st-3/yud/nov)
Dihabisi di Kamar, Leher Disayat
Selasa 28-05-2019,09:03 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-07-2026,12:35 WIB
Sidang ke-5 Kasus Maidi Madiun Cs (3): Kadindik Akui Ada Dana Taktis untuk Bayar Utang Tapi Tak Dilaporkan
Minggu 19-07-2026,14:55 WIB
Catatan Merah Eks Kadindik Jatim Syaiful Rachman, dari DAK Rp63 Miliar ke Proyek SMK Rp179 Miliar
Minggu 19-07-2026,14:01 WIB
JCFF 2026 Jadi Panggung UMKM Ekspor, Buyer dari China hingga Nigeria Mulai Melirik
Sabtu 18-07-2026,21:26 WIB
Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Edukasi Kamtibmas Lewat Budaya
Minggu 19-07-2026,10:31 WIB
Crystalin RunXperience Surabaya 2026 Hadir dalam Satu Pengalaman Lari, Kuliner, dan Musik
Terkini
Minggu 19-07-2026,21:15 WIB
INDONESIA HARUS BANGKIT
Minggu 19-07-2026,21:00 WIB
Honda Vario Misterius Ditinggalkan di Halaman Sekolah Kembangbahu Lamongan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Minggu 19-07-2026,20:54 WIB
Warga Protes Larangan Dump Truk Masuk Dusun Tawun Lamongan, Kades Sebut Tak Ada Perdes
Minggu 19-07-2026,20:14 WIB
Tiga Pilar Singonegaran dan Mahasiswa KKN Tanam Bibit Terong Dukung Ketahanan Pangan
Minggu 19-07-2026,19:25 WIB