Lumajang, Memorandum.co.id - Sebanyak 7.760 dosis vaksin Sinovac akan diterima Kabupaten Lumajang dalam Minggu ini. Seperti yang disampaikan oleh dr. Bayu Wibowo Ignasius, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang saat dihubungi Memorandum.co.id, Senin(25/1). "Sesuai jadwal vaksin akan dikirim oleh Dinkes Provinsi Jatim pada hari Selasa (26/1) dan akan disimpan di instalansi farmasi tempat penyimpanan vaksin" kata dr. Bayu Ia menambahkan, sesuai dengan jadwal yang telah tersusun, pihaknya akan mendistribusikan vaksin tersebut ke puskesmas puskesmas. Sehingga puskesmas bisa melakukan kegiatan vaksinasi seperti yang sudah direncanakan. Rencana vaksinasi tahap pertama ini akan diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes) sedikitnya akan ada 3.851 nakes yang akan menerima vaksin masing masing 2 dosis melalui dua tahapan vaksinasi. "Untuk pencanangan khusus atau simbolis pejabat belum terjadwalkan. Karena sebelumnya kan sudah ada acara vaksinasi serentak secara simbolis dari pusat dan propinsi," ujarnya. Dituturkannya, tidak semua tenaga kesehatan bisa mendapat vaksin. Sebab ada tahap skrining sebelum vaksin tersebut diberikan. "Kemungkinan besar ada yang tidak lolos, karena ada kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa divaksin," lanjutnya. Ia menjelaskan, alasan nakes memungkinkan tidak dapat menerima vaksin karena ada riwayat penyakit yang diderita atau dalam keadaan hamil. "Jadi nanti kami beri form berisi pertanyaan mengenai kondisi fisik. Kalau ada salah satu jawaban yang menjawab sedang dalam kondisi tidak baik maka pemberian vaksin terhadap orang tersebut bisa ditunda atau dibatalkan," ujarnya. Ia menambahkan, tahap screening tersebut akan dilakukan langsung sebelum pemberian vaksin dilakukan. Artinya pendeteksian dini risiko efek samping pemberian vaksin tersebut akan dilakukan langsung di tempat alias on the spot. Lebih lanjut dr. Bayu mengatakan, jumlah vaksin yang diterima nanti lebih banyak dari pengajuan yang disetujui. Awalnya, Kabupaten Lumajang direncanakan bakal mendapat 3.660 vaksin Sinovac. Menurutnya, jumlah tersebut berubah sebab Provinsi Jawa Timur memberikan kebijakan agar jatah vaksin setiap daerah dapat diperbanyak. "Semua kabupaten rata-rata dapat tambahan, tapi memang juga disesuaikan dengan kapasitas coolroom," ujarnya. dr. Bayu mengatakan, jelang pelaksanaan vaksin pihaknya kini sedang melakukan pelatihan terhadap para vaksinator alias petugas pemberi vaksin. Terkini sudah ada 51 yang diberi pembekalan, dari 181 nakes yang nantinya akan bertugas menyuntikkan vaksin Sinovac. "Minggu ini 130 nakes sudah mulai jalan pelatihan. Setelah semua nakes dapat bekal nanti pelaksanaan vaksinnya akan dilakukan di 25 puskesmas dan 7 rumah sakit, dan target penyelesaian untuk vaksinasi tahap pertama ini adalah akhir bulan Februari," pungkasnya.(Ani)
Lumajang Terima Distribusi 7.760 Vaksin Tahap Pertama untuk Nakes
Senin 25-01-2021,14:16 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,13:34 WIB
Amankan Aset Fasum, 18 PSU Pengembang Diserahkan ke Pemkot Surabaya
Selasa 31-03-2026,15:42 WIB
Bak Film Action, Penggerebekan Bandar Narkoba di Sumberbaru Temukan Lima Senpi dan Belasan Sajam
Selasa 31-03-2026,10:26 WIB
Petaka di Balik Kap Mesin: Niat Perbaiki Mobil, Rumah Warga Jember Ludes Dilalap Api
Selasa 31-03-2026,10:46 WIB
Tragedi Lebaran di Pesisir Selatan: Gulungan Ombak Papuma hingga Paseban Telan Korban, 1 Tewas dan 2 Hilang
Selasa 31-03-2026,12:37 WIB
Personel Gugur di Lebanon, Indonesia Desak PBB Bentuk Rapat Dewan Keamanan Darurat
Terkini
Rabu 01-04-2026,09:53 WIB
Antisipasi Gagguan Kamtibmas, Polsek Kwanyar Tetap Geber Giat Patroli Dini Hari Pasca Idulfitri
Rabu 01-04-2026,09:45 WIB
Antisipasi Kemacetan dan Laka Lantas, Personel Polsek Tandes Siaga di Jalur Tengkorak Margomulyo
Rabu 01-04-2026,09:35 WIB
Combine Harvester Bantuan Pemprov Jatim Raib di Megaluh, Misteri Belum Terungkap
Rabu 01-04-2026,09:28 WIB
Perkuat Sinergi, Kapolres Bojonegoro Gandeng PKDI Jaga Kondusivitas
Rabu 01-04-2026,09:15 WIB