Probolinggo, Memorandum.co.id - Ibarat pedang, meski sudah tajam namun kalau diasah akan menjadi semakin tajam. Meski semuanya sudah bisa menembak, namun harus tetap ditingkatkan kemampuannya dalam menggunakan senjata api (senpi) untuk menembak. Apalagi intensitas kejahatan, baik berbentuk kejahatan jalanan yang mempunyai grafik naik akhir-akhir ini membuat Polisi harus menyiapkan diri terutama ketangkasan dalam melakukan penindakan, di antaranya menembak. Melihat situasi dan kondisi tersebut, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Raden Muhammad Jauhari didampingi para PJU memimpin langsung belasan anggota tim URC Polres Probolinggo Kota berlatih menembak di lapangan tembak Serda Gino Kota Probolinggo, Selasa (22/12/2020). "Latihan menembak ini dilaksanakan guna meningkatkan kemampuan dalam menggunakan senjata api (senpi). Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan menembak anggota tim URC Polres, khususnya dalam menggunakan senpi laras panjang,” kata AKBP RM Jauhari. Lebih jauh, Jauhari menjelaskan latihan menembak bukan semata ketrampilan, tapi emosional dan psikologis juga diuji ketika membidik sasaran. Dalam latihan menembak harus serius, fokus dan konsentrasi. Bahkan, latihan ini juga dimaksudkan untuk meminimalisasi pelanggaran serta kesalahan prosedur penggunaan senpi saat bertugas di lapangan. “Sehingga dalam penggunaan senpi tidak terjadi salah tembak atau kesalahan prosedur lainnya, yang diakibatkan karena minimnya kemampuan anggota dalam menggunakan senpi,” tandas Kapolres. Selain itu, Kapolres mengatakan tugas polisi di lapangan memiliki risiko yang tinggi saat menjalankan tugas. Pastinya mereka harus memiliki ketrampilan menembak yang baik. Selain itu, tantangan tugas Polri kedepan semakin kompleks. "Kita asah kemampuan anggota dalam penggunaan senpi dalam pelaksanaan tugas. Sehingga polisi dapat menjadi pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat yang baik. Anggota Polri harus mampu melindungi masyarakat dan dirinya sendiri makanya penting keterampilan menembak ini ditingkatkan terus,” ucap Jauhari. Dibentuknya tim URC Polres Probolinggo Kota, lanjut Jauhari, guna menyikapi situasi kamtibmas untuk mengungkap kasus menonjol maupun tindak pidana lainnya guna mempercepat proses pengungkapan kasus di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota. "Terbentuknya URC untuk merespons segala bentuk tindakan kriminal. Dengan adanya tim ini, diharapkan semua kejadian tindak kriminal dapat segera direspons. Dilatih khusus, ketika ada tindak kriminal dapat segera direspons dengan cepat. Ini tidak hanya untuk kesiapan Nataru, namun berkelanjutan,” tutur Kapolres. Menurutnya, terbentuknya diharapkan bisa menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota dan mengungkap sejumlah kasus yang pernah terjadi sebelumnya. “Tim ini sudah terbukti berhasil mengungkap kasus sindikat curanmor di beberapa TKP dan menungkap kasus pelemparan bondet di Pengadilan Negeri Probolinggo," pungkas Jauhari.(mhd/yud)
Kapolres Jauhari Pimpin Latihan Menembak Tim URC
Rabu 23-12-2020,16:01 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-01-2025,17:53 WIB
PSS Sleman vs Persebaya, Paul Munster: Tumbas-Dimov Amunisi Tersembunyi
Jumat 10-01-2025,15:44 WIB
Demam Jagad Coin Hebohkan Surabaya, Siswa hingga Orang Dewasa Berburu Koin Bernilai Jutaan Rupiah
Jumat 10-01-2025,13:47 WIB
Ngeri! Karyawan Indomaret Jombang Tewas di Tangan Tukang Potong
Jumat 10-01-2025,17:18 WIB
3 Kurir Narkotika Jaringan Surabaya-Sidoarjo Dibekuk, Polisi Sita 161 Gram Sabu dan 1,4 Gram Ekstasi
Jumat 10-01-2025,15:06 WIB
TPP ASN Surabaya Dipangkas 20 Persen, DPRD Nilai Tidak Adil dan Berpotensi Turunkan Motivasi Kerja
Terkini
Sabtu 11-01-2025,06:00 WIB
BPBD Gresik Salurkan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Desa Siwalan Panceng
Jumat 10-01-2025,21:34 WIB
Jenazah Korban Laka di Jalan Gubeng Masih di RS, Polisi Kesulitan Temukan Keluarga
Jumat 10-01-2025,21:25 WIB
Peternak di Kabupaten Pasuruan Andalkan Obat Alami, Waspada Penyebaran PMK
Jumat 10-01-2025,21:19 WIB
Harga Tiket Bromo Naik Drastis, Dewan Minta Dievaluasi
Jumat 10-01-2025,21:12 WIB