Jember, memorandum.co.id - Petugas pengantar jenazah Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember telah mengantarkan 193 jenazah terkait Covid-19. Sebagian, terkonfirmasi pmCovid-19, sebagian lainnya belum diketahui karena hasil tes PCR-nya belum diketahui. Pengantaran jenazah ini dengan protokol Covid-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Kecuali untuk jenazah yang sudah dinyatakan negatif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR. Pengantaran Jenazah tersebut tidak hanya di Jember. Relawan juga mengantarkan jenazah ke kabupaten tetangga seperti Sidoarjo, Bondowoso, Lumajang dan Banyuwangi. Jumlah tersebut tercatat sejak diluncurkannya layanan dua armada ambulans jenazah Covid-19 PMI Jember pada 20 April hingga, Sabtu (18/12/20). Bahkan sejak September hingga Desember ini mengalami lonjakan tingkat kematian di Jember Semuanya dilakukan relawan sesuai dengan protokol kesehatan penanganan jenazah Covid-19. "Seluruh jenazah yang diantarkan dua armada ambulans dengan dua belas personel menggunakan protokol kesehatan, tidak semuanya positif Covid-19. Ada juga jenazah yang tercatat sebagai suspek maupun pasien dengan status lainnya," tutur H EA Zaenal Marzuki, Ketua PMI Jember usai memimpin rapat percepatan sertifikasi CPOB BPOM. Minggu (20/12/2020) Sejak pandemi Covid-19 menyebar di Kabupaten Jember, PMI Jember mengambil langkah cepat dan kontinyu dengan membentuk posko dan tim khusus yang bertugas mengantarkan jenazah, utamanya jenazah pasien yang terindikasi terkonfirmasi covid-19 dari rumah sakit menuju tempat pemakaman umum (TPU) atau jenazah yang meninggal di rumah duka untuk dimakamkan sesuai protokol kesehatan. Bahkan sampai sekarang, PMI Jember terus melakukan penyemprotan disinfektan secara masif dengan mendatangkan dua unit mobil gunner bersama tim PMI untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. "Tempat-tempat wisata, perkantoran, tempat ibadah, jalan raya bahkan kecamatan yang masuk zona merah hingga zona oranye kami lakukan penyemprotan disinfektan," tambah Zaenal. Penyemprotan disinfektan juga diikuti dengan program pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti yang telah dilakukan penyemprotan desinfektan dengan gunakan dua thermo gun dan 30 personel PMI Jember dikerahkan menyisir di 17 kecamatan yang masuk zona resiko tinggi. Harapan kegiatan tersebut, untuk terus menerus mengingatkan kesadaran masyarakat bisa meningkat dan penderita Covid-19 berkurang. (edy/udi)
PMI Jember Antarkan 193 Jenazah Selama Pandemi Covid-19
Minggu 20-12-2020,12:35 WIB
Reporter : Syaifuddin
Editor : Syaifuddin
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 28-09-2026,06:14 WIB
Tabrakan Maut Brio Kontra Truk di Hutan Baluran, Penumpang Asal Malang Tewas
Minggu 27-09-2026,19:05 WIB
Objek Sengketa Jalan Rajawali Surabaya Disita, Pengawasan Polrestabes Dipertanyakan
Minggu 27-09-2026,19:04 WIB
Pilrek Uinsa Diulang, FKUP Minta Proses Bersih dari Intervensi
Minggu 27-09-2026,20:35 WIB
Jumat Berkah BRI Pacitan Salurkan Sembako ke Yayasan dan Masyarakat Kurang Mampu
Minggu 27-09-2026,21:24 WIB
Jurnalis Hilang 20 Hari di Anak Krakatau, Keluarga Bagus Khoirunas Gelar Salat Gaib
Terkini
Senin 28-09-2026,18:39 WIB
PN Lamongan Eksekusi Rumah Warga Gembong, Sengketa Lelang Sisakan Duka bagi Keluarga
Senin 28-09-2026,18:34 WIB
Ironis, Petani Lansia Pasuruan Tewas Terpanggang Saat Berusaha Padamkan Api di Kebun
Senin 28-09-2026,18:24 WIB
Polresta Tuban Bongkar Ulah Residivis, Bobol 13 Sekolah dan Curanmor
Senin 28-09-2026,18:05 WIB
Bawa 25,4 Kg Sabu Dalam Alphard, Dua Kurir Diadili di PN Surabaya
Senin 28-09-2026,17:53 WIB