Malang, Memorandum.co.id - Komplotan curanmor, Zainul alias Joni (20) sopir, warga Rejoso Kabupaten Pasuruan dan Imam (21), karyawan swasta, warga Ngagel Surabaya dibekuk satuan Reskrim Polresta Malang Kota, di warung kawasan Terminal Arjosari, Selasa (8 /12/2020). Keduanya ditangkap atas dugaan pencurian sepeda motor di kawasan Jl.Gadang Terminal Gang 1 dan Jl.Gadang Gang 8 Kavling Sawah, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Sebelumnya, petugas resmob mendapatkan informasi jika pelaku pencurian sepeda motor yang terekam CCTV berada di wilayah Blimbing. "Atas informasi tersebut, akhirnya petugas berhasil menangkap tersangka di warung kopi Jl. Raden Intan Kecamatan Blimbing Kota Malang. Dari interogasi awal, tensangka berasal dari Pasuruan," terang Kapolresta Malang Kota saat ungkap kasus, Senin (14/12/2020). Ia menambahkan, tersangka mengakui bahwah pelaku mencuri sepeda motor honda CRF yang di parkir di depan kamar kost Jl.Gadang terminal. Pengakuan lain beraksi di Jl. Gadang blok melati. Bahkan TKP lain diakui juga di Jl. Pulosari Kecamatan Blimbing, Kota malang. "Dalam pengakuanya, tersangka beraksi bersama 3 orang temanya. Dari informasi itu, Polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut. Akhirnya satu tersangka lagi yang asal dari Pasuruan, berhasil ditangkap. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran atas dua orang yang masih DPO," lanjut Kapolresta. Dalam beraksi, Imam bersama Gendut (DPO) menggunakan sepeda motor Satria milik Gendut /Tole. Sedangkan Zainul berboncengan bersama Nur (DPO) berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat. Berangkat bersama-sama dari kawasan Gadang sekitar jembatan, menuju sekitar Jl. Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Zainul bersama Nur (DPO), sementara Imam bersama Gendut (DPO) mereka bergerak mencari sasaran. Akhirnya mereka menemukan sasaran sepeda motor yang diparkir di teras sekitar pukul 23.00 WIB. Karena sudah dikunci stang, para tersangka beraksi dengan merusak rumah kunci motor dengan kunci T. Tersangka Zainul bersama Nur (DPO) sebagai eksekutor. Sementara Imam bersama Gendut (DPO). Para tersangka melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun. "Dua tersangka sebagai eksekutor, sementara 2 pelaku lain (DPO) menunggu di mulut gang sambil melihat keadaan. Setelah berhasil, sepeda motor curian sepeda dibawa Nur (DPO) dibawa langsung menuju Pasar di daerah Pasuruan. Disana sudah menunggu penadahnya," pungkasnya. Barang bukti yang diamankan, sepeda motor honda vario warna hitam, sepeda motor suzuki FU, dua mata kunci T satu gagang T, satu obeng dibuat melepas plat nomor dan sembilan plat nomor. (edr)
Polresta Malang Kota Bekuk Komplotan Curanmor
Senin 14-12-2020,18:24 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,15:15 WIB
Gratis, Dapur Pejuang Jalanan dan Pemasangan Alarm Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul Diserbu Warga
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,16:39 WIB
Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Kecamatan Ngantru Gelar Donor Darah Diikuti Puluhan Warga
Sabtu 07-11-2026,13:39 WIB
Hadapi Musim Hujan, Kapolres Mojokerto Kerahkan Kekuatan Siaga Bencana
Sabtu 07-11-2026,15:41 WIB
APBD 2027, Pemkab Pasuruan Alokasikan Anggaran untuk 3 Proyek Strategis
Terkini
Minggu 08-11-2026,13:28 WIB
Resmob Macan Agung Bekuk Maling Spesialis Toko dan Kios, Bobol Lima TKP, Pelaku Residivis 7 Kali
Minggu 08-11-2026,13:23 WIB
Sibuk Kerja di Hari Biasa? Warga Tulungagung Bisa Urus Tanah Saat Akhir Pekan Lewat PELATARAN
Minggu 08-11-2026,13:09 WIB
Gelar Anniversary Ke-2, Komunitas Mobil HCCF Jatim Pilih Ketua Baru
Minggu 08-11-2026,12:30 WIB
Kapolres Jombang Gandeng MUI Perkuat Kamtibmas, Komunikasi dengan Tokoh Agama Diperluas
Minggu 08-11-2026,12:20 WIB