Foto;war Mojokerto, Memorandum.co.id -Pj Bupati Mojokerto Himawan Estu Bagijo, mendukung Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Jatim berperan dalam pemantauan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilihan Bupati Mojokerto 2020. ‘’Silakan dalam waktu yang tinggal beberapa hari ini, kawan-kawan JaDI aktif melakukan pemantauan terhadap neralitas ASN dalam Pemeilihan Bupati Mojokerto,’’ ungkap Himawan akhir pekan lalu saat menerima audiensi pengurus JaDI Jatim di Pringgitan Pendopo Kabupaten Mojokerto. Himawan menyampaikan hal itu, karena di luar beredar kabar kurang sedap tentang dirinya yang diisukan mendukkung calon tertentu dalam pemilihan Bupati Mojokerto. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim ini lantas menceritakan kalau dirinya sudah berkomitmen untuk tidak terlibat dalam politik praktis dan dukkung mendukung. ‘’Silakan saja orang berprasangka, tetapi saya sudah berkomitmen menghindari dukung mendukung calon tertentu dalam pilkada ini,’’paparnya. Menurut Himawan, hal tersebut perlu diperjelas mengingat jabatannnya sebagai Kadisnakertrans—karena seperti telah diketahui adik Menakertrans tengah running dalam Pilbup Mojokerto. Sejauh ini pihaknya sedapat mungkin menghindari acara-acara yang bisa dipolitisasi memberikan dukungan pada calon tertentu. Rombongan pengurus JaDI Jatim, di bawah pimpinan Ketuanya, Eko Sasmito, yang juga Ketua KPU Jatim periode 2014-2019 lalu, memaparkan kehadiran JaDI Jatim untuk saat ini konsen terhadap pemantauan pemilihan serentak di 19 Kabupaten /Kota di Jatim. ‘’Kehadiran JaDI sebenarnya lebih pada isu-isu demokrasi, namun karena Jatim saat ini ada 19 Kab/Kota yang tengah menggelar Pilkada, maka konsentrasi kami arahkan ke pemantauan Pilkada,’’ungkap Eko Sasmito. Eko Sasmito juga menyampaikan di 19 Kab/kota yang tengah menggelar Pilkada, JaDi telah membentuk Koordinator Wilayah (Korwil) Pemantauan, yang anggotanya adalah mantan penyelenggara pemilu yang sudah tidak aktif di KPU maupun Bawaslu. Di hadapan Pj Bupati Himawan, Ketua JaDi Eko Sas juga menyampaikan telah memperoleh data dan informasi terkait pelanggaran maupun data lainnya, yang akan ditindakanjuti ke KPU maupun Bawaslu. ‘’Kita akan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu, terutama di daerah yang menggelar pilkada,’’tutur Eko. Selain itu, Eko juga menyampaikan JaDI juga melakukan pengawasan atau pemantauan terhadap KPU dan Bawaslu, yang diduga tidak netral dan ada kemunngkinan melanggar kode etik penyelenggara Pemilu. (war)
Pjs Bupati Mojokerto Dukung JaDI Pantau Netralitas ASN
Minggu 29-11-2020,13:34 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-01-2026,21:48 WIB
Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok
Kamis 29-01-2026,09:37 WIB
Gubernur Khofifah Resmikan Sarpras SMAN 2 Taruna Pamong Praja dan 52 Sekolah di Bojonegoro-Tuban
Kamis 29-01-2026,12:43 WIB
KPK Sisir Balai Kota Madiun, Mobil Dinas Pejabat Ikut Digeledah
Rabu 28-01-2026,22:04 WIB
Kado Rolex Emas dan Sinyal Pelaminan: Georgina Rayakan Ulang Tahun Spesial Bareng Ronaldo
Kamis 29-01-2026,06:35 WIB
Gandeng PTN-PTS, Wali Kota Eri Pastikan Beasiswa Pemuda Tangguh Tak Lagi Salah Sasaran
Terkini
Kamis 29-01-2026,20:57 WIB
Dipercaya Manager Toko Emas, Dana Penjualan Masuk Rekening Pribadi
Kamis 29-01-2026,20:18 WIB
Polresta Sidoarjo Gelar Latpra Ops Keselamatan Semeru 2026
Kamis 29-01-2026,19:42 WIB
Belasan Emak-emak Jadi Korban Penipuan Sembako di Surabaya, Polisi Periksa Korban
Kamis 29-01-2026,19:37 WIB
Ketua MUI Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden, Posisi Kepolisian Dinilai Ideal untuk NKRI
Kamis 29-01-2026,19:31 WIB