Probolinggo, Memorandum.co.id - Perum Bulog Sub Divre VIII Probolinggo menggelontorkan beras dalam program Penyaluran Bantuan Beras (BSB) dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Probolinggo. Bantuan sosial tersebut ditujukan bagi 8.546 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka mendapat bantuan beras kualitas medium yang tersebar di 5 kecamatan 29 kelurahan di Kota Probolinggo. "Bulog hanya sebagai penyedia dan penyalur beras, namun terkait data penerima bansos beras itu langsung dari Kementerian Sosial," tegas Kepala Bulog Sub Divre VIII Probolinggo, Krisna Murtiyanto saat pelepasan Program bantuan untuk periode Agustus sampai Oktober 2020 oleh Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin di gudang Bulog Sub Divre VIII Probolinggo Jalan Alan Lumajang, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Senin (19/10/2020). Krisna Murtiyanto mengungkapkan, seyogyanya penyaluran bantuan ini sesuai penugasan dari Kementerian Sosial, di mana untuk proses penyaluran bansos beras, Bulog Probolinggo sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Probolinggo. “Bantuan ini adalah bentuk kepedulian bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Kita tahu bahwa masyarakat sudah sangat terbebani atas adanya pandemi Covid-19. Harapan kita, bantuan beras ini akan meringankan beban pengeluarannya,” ucapnya. Kepala Dinsos P3A Kota Probolinggo, Zainullah mengatakan, bantuan sosial beras itu bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran KPM PKH agar kebutuhan pangan beras bagi keluarga terdampak Covid-19 bisa terpenuhi dan tetap terjaga kesehatannya. "Total beras yang disalurkan sebanyak 25.638 paket, sekitar 385 ton. Masing-masing KPM menerima 15 kilogram per bulan. Bansos beras sebanyak lima belas kilogram selama tiga bulan, terhitung Bulan Agustus, September dan Oktober tahun 2020. Yang hari ini langsung dirapel sebanyak empat puluh lima kilogram untuk masing-masing KPM,” ucap Zainullah. Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin berharap, KPM dapat menggunakan bantuan tersebut guna memenuhi kebutuhan keluarga, khususnya pemenuhan asupan karbohidrat. Sehingga dapat menunjang peningkatan imunitas tubuh dalam menghadapi wabah Covid-19. “Pelaksanaan program itu tentunya memerlukan sinergitas, baik Kemensos, Bulog, Dinsos atau pun pemangku kepentingan lainnya. Mari bersama-sama kita memutuskan mata rantai penularan Covid-19. Pesan saya, bantuan yang diterima, jangan sampai dijual,” pungkasnya.(mhd/yud)
8.546 KPM Kota Probolinggo Digelontor Beras Kualitas Medium Bulog
Senin 19-10-2020,14:30 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,23:04 WIB
Kasus Pembunuhan Madiun, Saksi Ungkap Mesin Pencacah Tono Dibongkar dan Dijual
Rabu 04-11-2026,23:26 WIB
Polres Mojokerto Bongkar Dugaan Sindikat TPPO Internasional, 23 WNA Korban Scamming Diselamatkan
Kamis 05-11-2026,04:08 WIB
Dosen Unair Soroti Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden, Ingatkan Ancaman Privasi Rakyat
Rabu 04-11-2026,20:33 WIB
DPRD Kabupaten Madiun Soroti Mutasi Aparatur Sipil Negara
Rabu 04-11-2026,19:56 WIB
Penggugat Nenek Elina Dua Kali Mangkir Sidang Sengketa Tanah di Surabaya, Kuasa Hukum: Lucu
Terkini
Kamis 05-11-2026,19:12 WIB
Pendapatan Banyu Biru Rp745 Juta, Pemkab Pasuruan Lirik Kerja Sama dengan Pihak Ketiga
Kamis 05-11-2026,18:29 WIB
Owner Arisan Meow Ditangkap Polda Jatim, Kerugian Korban Capai Rp4,07 Miliar
Kamis 05-11-2026,18:25 WIB
Festival Film Santri 2026 Diikuti 195 Film dari 12 Provinsi dan Tiga Karya Mancanegara
Kamis 05-11-2026,18:11 WIB
Embat Tiga HP di Puskesmas Prigen, Warga Kediri Diringkus Polisi
Kamis 05-11-2026,18:03 WIB