Malang, memorandum.co.id - Operasi yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan di Kota Malang makin digencarkan. Kini, dilakukan oleh jajaran Kapolsek berkolaborasi dengan instansi samping. Setidaknya, operasi dilakukan tiga kali dalam sehari. "Mulai hari ini, operasi yustisi dilakukan polsek dan jajaran samping. Bukan hanya pada orang tetapi badan usaha yang berpotensi menjadi kluster baru," terang Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, Senin (21/9/2020). Dikatakan, apabila ada daerah yang perlu dilaksanakan pembatasan sosial berskala lokal (PSBL) maka segera disampaikan untuk dilakukan pengajuan. "Kalau sekiranya ada yang perlu PSBL, buat pengajuan. Nanti akan saya koordinasikan dengan Pemkot agar bisa berkolaborasi. Termasuk jika perlu koordinasi dengan BPBD untuk penyemprotan di skala RW," lanjut Leo. Leo meminta agar terus berinovasi dalam rangka mendukung keberhasilan pencegahan Covid-19. Dalam pelaksanaan operasi yustisi agar tetap memperhatikan protokol kesehatan. (edr/fer)
Selain Orang, Operasi Yustisi Sasar Badan usaha
Senin 21-09-2020,21:57 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 11-05-2026,07:59 WIB
Indonesia Jadi Incaran Markas Sindikat Scamming Internasional, Ratusan WNA Diringkus
Senin 11-05-2026,06:00 WIB
Janji Kerja di RSUD Berujung Pilu, Belasan Pemuda Pasuruan Lapor Polisi
Senin 11-05-2026,07:48 WIB
Pakar Hukum Pidana Sebut Penagihan Agresif Debt Collector Bisa Masuk Ranah Pidana
Senin 11-05-2026,07:28 WIB
Kasus Lexus Ditarik Debt Collector, Akademisi Unesa: Leasing Tak Bisa Lepas Tangan, Ikut Tanggung Jawab!
Senin 11-05-2026,06:39 WIB
Satu Periode untuk Dedikasi: Komitmen Peni Tumita Membangun Desa Kaliuling
Terkini
Senin 11-05-2026,21:08 WIB
Satlantas Gresik Edukasi Keselamatan Pelajar
Senin 11-05-2026,21:02 WIB
Warga Sawojajar Keluhkan Toko Miras ke DPRD Kota Malang
Senin 11-05-2026,20:52 WIB
Patroli Kota Presisi Polres Kediri Sasar Bank dan Pasar di Pare
Senin 11-05-2026,20:44 WIB
Eks Kapolsek Asemrowo Rugi Rp 620 Juta Investasi Wood Pellet
Senin 11-05-2026,20:41 WIB