LAMONGAN- Buntut OTT dugaan money politics, Ketua DPC Gerindra Lamongan Tsalis Fahmi membenarkan penangkapan anggotanya, yang maju menjadi calon legislatif (caleg). Namun ia menegaskan bahwa uang tersebut bukan untuk serangan fajar, melainkan untuk pemberian honor saksi. "Benar, ini masih disuruh menunggu, tapi belum tau menunggu apa. Namun yang jelas uang yang diamankan adalah untuk honor saksi di setiap TPS, kecamatan dan kabupaten, bukan untuk money politics," kata Tsalis. Tsalis juga memaparkan bahwa total saksi sekitar 4.528 orang, total anggarannya Rp 1 miliar lebih. Sedangkan menurut Kordinator Divisi Penindakan Bawaslu Lamongan, Amin Wahyudin saat dikonfirmasi belum berani memberikan pernyataan. Amin menjelaskan bila kasus ini masih dalam proses pendalaman dan pemeriksaan. "Bentar ya mas. Masih dalam pemeriksaan," papar Amin di kantor Bawaslu Lamongan. Sebelumnya, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung menjelaskan adanya peristiwa penangkapan caleg yang terjadi tadi malam, Senin (15/4). Saat ini sedang dalam penanganan bawaslu dan Sentra Gakkumdu, untuk segera dilakukan pleno, kelanjutan kasus. Namun pihaknya meminta waktu satu kali 24 jam untuk memberikan jawaban lebih lanjut. Karena saat ini sedang diproses oleh bawaslu bersama Sentra Gakkumdu. Sedangkan dalam penangkapan tersebut petugas menyita uang tunai yang masih terbungkus rapi, ditaruh di dalam mobil Toyota Innova berwarna putih yang juga ada bendera Partai Gerindra.(al/har/tyo)
Rp 1 Miliar untuk Honor Saksi
Selasa 16-04-2019,13:18 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 30-03-2026,23:23 WIB
Khofifah Beberkan Capaian Jatim 2025: Ekonomi Tumbuh 5,33 Persen, Investasi Tertinggi 6 Tahun
Senin 30-03-2026,19:14 WIB
Cegah Stunting dari Desa, Cargill Dorong Kolaborasi dan Penguatan Komunitas di Gresik
Senin 30-03-2026,21:03 WIB
Jelang MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gotong Royong Bersihkan Dapur
Senin 30-03-2026,23:17 WIB
Gresik Gandeng Dunia Usaha Cegah Stunting, Enam Desa di Manyar Jadi Sasaran Program
Senin 30-03-2026,13:56 WIB
Peta Politik Kota Pasuruan Bisa Berubah, Bos Bus Pandawa Resmi Gabung PKB
Terkini
Selasa 31-03-2026,13:17 WIB
Sidang Korupsi Polinema, Mantan Direktur Divonis 2 Tahun Penjara, Aset Tanah Dikembalikan ke Negara
Selasa 31-03-2026,13:14 WIB
Jay Idzes Sebut Kekalahan dari Bulgaria Bukan Langkah Mundur bagi Skuad Garuda
Selasa 31-03-2026,13:11 WIB
Pemkab Mojokerto Gelar Musrenbang RKPD 2027, Susun Arah Pembangunan Adaptif dan Terintegrasi
Selasa 31-03-2026,12:37 WIB
Personel Gugur di Lebanon, Indonesia Desak PBB Bentuk Rapat Dewan Keamanan Darurat
Selasa 31-03-2026,12:34 WIB